Home News Update Aston Semarang Berbagi Kebahagian di Bulan Ramadhan

Aston Semarang Berbagi Kebahagian di Bulan Ramadhan

Semarang, 27/6 (BeritaJateng.net) – segenap jajaran management beserta staff Aston Semarang mengadakan kegiatan CSR dalam rangka menyemarakkan bulan Ramadhan.

“Dengan menggandeng komunitas Pagi Berbagi, Hotel Aston Semarang mengangkat Bertemakan ‘The Beauty of Sharing Ramadhan’ mengajak para karyawan Aston Semarang pada khususnya dan juga masyarakat umum untuk berbagi bersama dengan para anak yatim dan juga para lansia,” ungkap Amanda selaku Public Relation.

Lanjutnya, tepat pada pukul 15.00 WIB rombongan dari Aston Semarang beserta Pagi Berbagi berangkat ke Panti Sosial Tresna Werda Pucang Gading, disusul oleh rombongan dari Panti Asuhan Noor Hidayah.

“Kedatangan rombongan kami disambut oleh para lansia yang asik berkaraoke. Dari 100 lansia yang dirawat di panti sosial tersebut, hanya sekitar 30 yang bisa ikut dalam rangkaian acara, beberapa ada yang memang tidak berpartisipasi, sebagian lagi tidak bisa ikut dikarenakan keadaan mereka yang sudah tidak bisa beranjak lagi dari tempat tidur,” tuturnya.

Amanda juga menjelaskan, acara The Beauty of Sharing berjalan menyenangkan dengan berbagai keseruan permainan yang ditujukan untuk para lansia berupa menggiring balon dengan kipas dan membawa balon dengan kepala secara berpasangan.

Aston Semarang

“Selain itu ada pula permainan untuk para anak yatim yaitu dengan permainan sambung kata. Para karyawan Aston Semarang pun ikut bergabung untuk menambah semarak sore hari itu. Anak-anak panti asuhanpun tidak ketinggalan untuk menunjukkan bakat mereka dengan bermain rebana untuk menghibur para lansia yang ada disana,” jelasnya.

Lanjutnya, pemberian santunan oleh pihak Aston Semarang dan juga Pagi Berbagi menjadi puncak dalam rangkaian kegiatan hari itu. Santunan diberikan kepada pihak panti asuhan dan pandi werda secara bersamaan. Sebagai penutup acara menjelang buka puasa bersama, seorang ustad membawakan kultum dan doa.

“Kegiatan ini diselenggarakn sebagai pengingat kita bahwa masih banyak orang yang tidak seberuntung kita, seperti halnya kepada para anak yatim dan juga para lansia yang sudah tidak punya keluarga. Banyak hal yang harusnya kita syukuri dalam hidup dengan kelebihan ataupun keterbatasan yang kita miliki,” terangnya.

Amanda juga menceritakan, bahwa catatan kecil dari para pengasuh menyatakan bahwa banyak dari para lansia tersebut menangis saat mendengar suara takbir, dimana mengingatkan mereka akan keadaan dan juga keluarga yang mungkin pernah mereka miliki sebelumnya. Tidak hanya membawa haru bagi para lansia, namun para anak-anak yatim yang terlihat menangis ketika bertatapan dengan para orang tua yang tinggal di panti sosial tersebut.

“Tidak perlu susah mencari jalan untuk berlomba-lomba mencari amal baik di bulan Ramadhan, cukup dengan peduli kepada orang-orang di sekitar yang sering tidak kita sadari keberadaannya itu akan menjadi Ramadhan yang indah untuk kita semua,”tambahnya.(BJ06)