Home News Update Asrofah, Dekan FPBS Yang Jago Berpuisi

Asrofah, Dekan FPBS Yang Jago Berpuisi

Asrofah, dekan di Upgris Semarang ini jago puisi.

SEBAGAI Alumnus Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Asrofah yang saat ini menjabat sebagai Dekan FPBS UPGRIS juga mengaku hobi menulis puisi dalam pelbagai kesempatan dan event. Bahkan saat sedih, marah, gembira, Asrofah biasa mengungkapkannya dalam bentuk puisi. Bagi Asrofah, menulis puisi ibarat bagian dari cerminan hidup.

“Dengan menulis segalanya bisa tercatat,” katanya.

Dalam menulis puisi, Asrofah mengaku terinspirasi oleh puisi-puisi karangan Gus Mus (Mustofa Bisri). Gus Mus ibarat guru menulis puisi bagi Asrofah. Dalam menulis, Asrofah juga sangat terinspirasi dengan sosok Kartini.

“Berkat Kartini, perempuan Indonesia jadi semakin percaya diri bahwa wanita juga bisa menulis dan tak hanya mengurusi dapur semata,” terang Asrofah.

Hal inilah yang mendasari pihaknya menggelar bedah buku puisi Setengah Abad karyanya, yang diselenggarakan di Gedung Balairung UPGRIS, Selasa (19/4).

Dalam bedah buku tersebut juga dimeriahkan dengan pembacaan puisi dari sejumlah pejabat tinggi UPGRIS, diantaranya Ketua YLPP PT PGRI Dr. Sudharto, M.A dan Rektor UPGRIS Dr.Muhdi, S.H., M.Hum. Selain itu, tampil pula Triyanto Triwikromo, sastrawan Semarang, membacakan orasi budaya bertajuk Puisi, Kartini, dan Keheningan.

Ada juga penampilan musikalisasi puisi oleh Biscuittime, trio akustik spesialis pemusik puisi alumni UPGRIS. Buku Setengah Abad merupakan buku puisi yang diterbitkan untuk merayakan capaian umur 50 tahun.

Sejak dulu, Asrofah memang hobi menulis puisi. Puisi-puisi sebelumnya ada yang tercecer, terberai, terselip di mana-mana, dan belum terkumpulkan secara utuh.

Momentum setegah abad ini, Asrofah tandai untuk menyusun puisi-puisinya menjadi satu serta menandai dimulainya sebuah perjalanan cinta babak kedua. (BJ)