Home Headline Asik Nongkrong Tiga Pelajar Jadi Korban Perampasan

Asik Nongkrong Tiga Pelajar Jadi Korban Perampasan

Ilustrasi
image
Ilustrasi

Semarang, 22/2 (beritajateng.net) – Tiga pelajar SMK menjadi korban
perampasan saat nongkrong di kawasan sungai Banjirkanal Barat, Jalan Simongan, Semarang Barat, Kamis (19/2) sekitar pukul 22.00.

Korban adalah Mohammad Setio Gani (17),  warga Jalan Genuksari, Genuk,
Mohammad Faris (16), warga Tlogosari dan Yuma Chabib Krishofi (16),
warga Banjardowo. Tidak hanya motor Yamaha Jupiter H-2564-JR milik
Gani dan handphone, uang milik Yuma dan Faris juga ikut dirampas.

“Mereka tiba-tiba datang dan menghampiri kami,” ungkap Gani saat
melapor ke Mapolrestabes Semarang, Minggu (22/2).

Seorang dari pelaku kemudian menuduh Gani telah meminta paksa uang dan memukuli adik pelaku itu.

“Katanya saya malak dan mukuli adiknya, lalu saya diajak mereka katanya untuk menyelesaikan masalah itu,” ujarnya.

Sebelum pergi para pelaku tersebut meminta paksa handphone dan dompet milik Yuma dan Faris.

“Saya disuruh bawa motor sendiri, lalu satu orang dari,” jelasnya.

Karena takut meski tidak melakukan perbuatan yang dituduhkan pelaku,
Gani menuruti saja apa yang diminta para pelaku itu. Namun saat sepeda
motor baru melaju sejauh 200 meter, pelaku yang diboncengnya meminta
untuk berhenti. Adapun dua pelaku lain yang mengendarai motor berbeda
langsung menghampiri.

“Salah satu dari mereka mengancam saya dengan parang dan
meminta untuk turun dari motor. Saat hendak turut saya juga dipukuli oleh
mereka,” ungkapnya.

Ia kaget setelah motornya hilang dibawa pelaku, mengetahui itu Gani
menyambangi dua rekannya dilokasi dengan jalan kaki.

“Kami sempat bingung mencari
pelaku itu. Saya juga sempat melapor ke Pos Polisi Simpanglima,” ujarnya.

Hingga kini kasus perampasan tersebut masih dalam penyelidikan Satreskrim Polrestabes Semarang.(BJ04)