Home Lintas Jateng Asik…Bakal Ada Angkutan Umum Masuk Kampus

Asik…Bakal Ada Angkutan Umum Masuk Kampus

image
Kepala Dishubkominfo Kota Semarang Agus Harmunanto

Semarang, 30/4 (BeritaJateng.net) – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Semarang menyebutkan rencana pengoperasian ‘feeder’ di kawasan Universitas Diponegoro bakal menggunakan armada angkutan kota.

Kepala Dishubkominfo Kota Semarang Agus Harmunanto mengatakan, ‘Feeder’ itu angkutan rute jarak pendek. Rencananya, Dishubkominfo akan menggunakan armada angkot dengan mewadahinya dalam konsorsium. Menurut dia, penggunaan armada angkot itu dipilih karena berbagai pertimbangan, salah satunya lebih efisien dan tidak terlalu memakan tempat, apalagi arus lalu lintas kawasan tersebut selama ini padat.

Ia mengakui pembukaan ‘feeder’ yang melayani kawasan kampus Undip dilakukan untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di kawasan itu, terutama meminimalisir mahasiswa menggunakan kendaraan pribadi.”Makanya, kami akan koneksikan ‘feeder’ itu dengan jalur BRT (Bus Rapid Transit) Trans Semarang yang sudah ada. Karena rutenya relatif pendek, lebih efisien dan efektif menggunakan kendaraan kecil,” katanya.

Namun, kata dia, pengelolaan ‘feeder’ di kampus Undip itu nantinya tidak dikelola oleh Dishubkominfo, melainkan diserahkan pada konsorsium yang berisi para pengusaha angkot yang selama ini beroperasi. Agus mengatakan rute yang dilayani ‘feeder’ itu nantinya, mulai dari kampus Undip Tembalang-Patung Kuda-Taman Diponegoro pulang-pergi (PP) dan terkoneksi langsung dengan koridor-koridor Trans Semarang.

Penggunaan kendaraan pribadi, kata dia, selama ini masih sangat besar, termasuk para mahasiswa yang akan berangkat ke kampus sehingga dengan adanya ‘feeder’ itu nantinya bisa menjadi alternatif.

Selain Undip, kawasan-kawasan kampus lainnya nantinya juga akan terlayani moda transportasi massal Trans Semarang, seperti Universitas Negeri Semarang dan Unika Soegijapranata Semarang.Pengoperasian ‘feeder’ yang melayani kampus Undip itu, kata Agus, rencananya dilakukan pada tahun depan, termasuk rencana pengoperasian koridor baru Trans Semarang yang melayani kawasan pinggiran. (BJ05)