Home DPRD Kota Semarang Argorejo Butuh Keadilan, Berharap Pemerintah Tidak Tebang Pilih

Argorejo Butuh Keadilan, Berharap Pemerintah Tidak Tebang Pilih

315

Semarang, 02/04 (Beritajateng.net) – Suasana berbeda tampak menghiasi Kawasan Argorejo, yang dulu dikenal dengan sebutan Sunan Kuning ini. Sepi dan tanpa pengunjung, merupakan suasana Argorejo kali ini.

Suasana Malam Hari di Argorejo

Ari Istiyadi, pengurus Paguyuban Karaoke Argorejo atau Pakar mengatakan, kondisi Argorejo saat ini memang sangat memprihatinkan. Jauh dari kondisi biasanya, bahkan lebih buruk dari kondisi sejak penghapusan prostitusi pada bulan November 2019 lalu. ” Kondisi kali bagi pemilik karaoke, merupakan kondisi yang paling buruk. Penutupan Argorejo, terkait Virus Corona pada tanggal 25 Maret 2020 berdampak sangat buruk bagi bisnis para pemilik karaoke. Karena belum ada kepastian kapan dapat dibuka kembali,” jelas Ari saat ditemui di Balai Pertemuan Argorejo, malam ini (02/04).

Ditambahkan oleh Ari, sekitar 130 wisma dengan ratusan pekerjanya, berhenti total. Para pemilik wisma memang bisa menerima penutupan ini, karena demi kepentingan bersama. Namun yang disayangkan, masih ada sejumlah karaoke yang masih beroperasi di luar Argorejo. “Ini sebuah perwujudan ketidak adilan bagi kami di Argorejo. Jika kami diminta tutup, makan karaoke di luar Argorejopun seharusnya juga tidak beroperasi,” sesal Ari.

Para pemilik karaoke di Argorejo sudah mulai harus menjual aset mereka untuk bertahan hidup. Mereka berharap segera ada kejelasan dari pemerintah, terkait penutupan sementara ini.(NG/BJ)