Home Headline Apes!! Gara-gara Salah Ambil Motor, Joko Dijerat Pasal Pencurian

Apes!! Gara-gara Salah Ambil Motor, Joko Dijerat Pasal Pencurian

Ilustrasi

SEMARANG, 13/2 (BeritaJateng.net) – Nasib sial dialami Joko Mulyanto (20) warga Wonodri, Semarang Selatan. Gara-gara mabuk, ia yang salah mengambil motor di Bandara Ahmad Yani Semarang harus dimejahijaukan atas perkara pencurian.

Dalam proses persidangan, jaksa Kejaksaan Negeri Semarang Yustiawati menuntut terdakwa Joko bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana pasal 362 KUHP tentang Pencurian.

Selain itu juga meminta majelis hakim yang menangani perkara supaya menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun.

Atas tuntutan jaksa, terdakwa Joko didampingi kuasa hukumnya, Agan Sutanto dari LBH Mawar Saron mengajukan pembelaan atau pleidoi sekaligus meminta keringanan hukuman.

Menurut Agan, kliennya tidak berniat mencuri motor Yamaha Vega tahun 2004, tetapi hanya ingin mengambil motornya Yamaha Mio J tahun 2012 yang diparkir di bandara.

Terdakwa baru sadar begitu diminta menunjukkan kertas parkir oleh petugas keamanan bandara.

“Kami minta keringanan hukuman, karena terdakwa Joko melakukan perbuatan dalam pengaruh minuman beralkohol. Terdakwa Joko ini juga tanpa sadar pergi ke bandara, padahal tujuan sebenarnya ke RSUP Dokter Kariadi Semarang untuk menjenguk neneknya,” jelas Agan dihadapan ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang Noer Ali.

Jaksa Yustiawati dalam perkara ini mendakwa Joko melakukan pencurian motor Yamaha Vega pada 8 November 2016.

Usai mengambil motor, Joko langsung diadang petugas kemanan bandara karena membawa motor bukan miliknya. Terdakwa juga tidak punya bukti karcis parkir motor Yamah Vega tersebut. Hingga akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian. (WR/El)