Home Hiburan Apel Kuda Lumping Warnai Hari Jadi Temanggung

Apel Kuda Lumping Warnai Hari Jadi Temanggung

Kuda Lumping

Temanggung, 15/11 (BeritaJateng.Net) – Gelar apel kesenian kuda lumping dari 20 kecamatan mewarnai Hari Jadi ke-180 Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, di Alun-Alun Temanggung, Sabtu.

Ketua Seksi Festival Budaya Temanggung Didik Nuryanto di Temanggung mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan kesenian kuda lumping. Selain itu, sebagai sarana silaturahmi guna mempererat persatuan kesenian kuda lumping.

Ia menuturkan sebanyak 20 grup kuda lumping tampil pada apel kali ini merupakan perwakilan dari sekitar 625 grup kesenian kuda lumping yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Temanggung.

“Tidak mungkin kami mendatangkan seluruh grup kuda lumping di Alun-Alun Temanggung ini, maka sifatnya hanya perwakilan,” katanya.

Setelah apel, katanya, seluruh peserta apel kuda lumping termasuk kelompok prajurit kirab dokumen pemerintah darurat melakukan pawai keliling kota Temanggung dengan rute mulai dari Alun-Alun, menuju perempatan BCA ke kiri menuju Jalan KS Tubun, Jalan A. Yani, depan Kantor Setda Temanggung menuju Rolikuran, Tugu Jam, Jalan S. Parman, dan finis di Pasar Plaza Temanggung.

Ia mengatakan memilih kuda lumping dalam apel tersebut karena kesenian ini mayoritas di Kabupaten Temanggung.

“Kesenian kuda lumping bukan ciri khas Temanggung, tetapi jumlah grup kesenian ini paling banyak di Temanggung dibanding grup kesenian lainnya,” katanya.

Didik mengatakan setelah pawai kuda lumping dilanjutkan Festival Budaya Temanggung dengan menggelar sejumlah kesenian di sekitar Alun-Alun Temanggung.

“Pada Festival Budaya ini kami siapkan 10 panggung terbuka di sekitar alun-alun. Sejumlah kesenian yang ditampilkan, antara lain sorengan, topeng ireng, rebana, solawatan, dan wulangsunu,” katanya.

Pada Sabtu malam di Alun-Alun Temanggung digelar “Pesta Rakyat” dengan diisi kesenian dari Akpol Semarang, Duta Cinta Titiek Puspa, dan pesta kembang api. (ant/pri)