Home Hukum dan Kriminal Antisipasi ISIS, Babinkamtibmas di Temanggung Dikerahkan

Antisipasi ISIS, Babinkamtibmas di Temanggung Dikerahkan

690
Ilustrasi

Ilustrasi

Temanggung, 2/4 (BeritaJateng) – Kepolisian Resor Temanggung, Jawa Tengah, mengerahkan sebanyak 289 Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran gerakan kelompok Negara Islam Irak-Suriah di daerah itu.

Kapolres Temanggung, AKBP Dwi Indra Maulana di Temanggung, Kamis, mengatakan pihaknya mengantisipasi fenomena perkembangan paham radikal yang dipropagandakan kelompok ISIS dengan harapan masyarakat lebih kuat menghadapi propaganda tersebut.

“Oleh karena itu saya menugaskan seluruh Babinkamtibmas di Kabupaten Temanggung sebanyak 289 orang dibantu rekan-rekannya yang ada di fungsi polres maupun polsek untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa apa yang dikembangkan oleh ISIS tidak sejalan dengan budaya kita serta ajaran Islam yang sebenarnya,” katanya.

Ia mengatakan upaya propaganda di Temanggung tentu ada, namun tidak terlalu kuat seperti di daerah lain.

“Saya sangat mengapresiasi, pada 2014 dan 2015 kami coba mengembangkan para kapolsek setiap hari lebih banyak turun ke tokoh masyarakat. Sedangkan untuk pimpinan daerah juga rutin melaksanakan pertemuan, rutin membicarakan hal tersebut untuk bersama-sama mengantisipasi melalui jalur birokrasi yang ada bahwa kita harus mencegah paham ISIS di Kabupaten Temanggung,” katanya.

Ia menuturkan upaya rekrutmen tentu akan terus dilakukan kelompok ISIS di wilayah wilayah Indonesia karena memiliki penduduk yang sangat besar dan mayoritas beragama Islam.

“Wilayah kita merupakan daerah sasaran yang sangat potensial bagi kelompok mereka. Oleh karena itu saya bersama jajaran Polres Temanggung melakukan upaya untuk memberikan peringatan pada masyarakat supaya lebih paham terhadap aksi propaganda maupun aksi provokasi mereka,” katanya.

Ia mengatakan indikasi upaya rekrutmen di Kabupaten Temanggung mungkin ada, namun demikian bahwa masyarakat Temanggung semakin dewasa dan upaya untuk itu terus dicegah.

“Kami tinggal memberikan penguatan pada masyarakat, kepada orang-orang awam yang masih minim informasinya dengan melakukan penguatan melalui para Babinkamtbmas,” katanya.

Ia mengatakan Babinkamtibmas merupakan mitra masyarakat, mereka harus terus menerus mengingatkan masyarakat, kemudian juga menggandeng tokoh masyarakat dan tokoh agama serta dengan individu-individu masyarakat yang memiliki pemahaman yang sama untuk menjaga masyarakat Kabupaten Temanggung supaya tidak menjadi korban propaganda kelompok ISIS.

(ant/BJT1)