Home Lintas Jateng Angkutan di Wonogiri Berhenti Total Protes Kenaikan BBM

Angkutan di Wonogiri Berhenti Total Protes Kenaikan BBM

ilustrasi angkutan umum
ilustrasi angkutan umum
ilustrasi angkutan umum

Wonogiri, 19/11 (Beritajateng.net) – Sejumlah pemilik armada darat di Wonogiri memberhentikan operasi armadanya, Rabu (19/11). Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes menyikapi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah.
Pantuan di lapangan tidak terlihat aktivitas kendaraan angkutan darat yang biasanya berseliweran di jalanan Kota Wonogiri baik AKDP maupun AKAP. Namun begitu tidak ada penumpukan jumlah penumpang yang signifikan.
Sebab Kodim 0728 Wonogiri dan Polres Wonogiri telah mensiagakan kendaraannya untuk membantu mengantar penumpang, terutama para pelajar sampai ke tempatnya.
Ketua DPC Organda Wonogiri Edi Purwanto mengatakan bahwa aksi berhenti operasi hari ini sebagai bentuk sikap Organda menyikapi kebijakan pemerintah yang memberatkan Organda karena telah menaikkan harga BBM bersubsidi. “Ini bentuk solidaritas kami bahwa hari ini DPP Organda telah mengintruksikan untuk memberhentikan seluruh operasi angkutan darat,” terangnya.
Pemerintah, kata Edi, harus mengambil kebijakan khusus bagi angkutan darat yakni dengan memberikan subsidi khusus bagi angkutan darat yang sangat merasakan imbas dari kenaikkan harga BBM.
“Nanti jika sudah ada keputusan dari DPP (Organda), terkait kebijakan khusus bagi kami sudah diakomodir, aksi (mogok) ini akan kami sudahi. Syukur tidak sampai sore,” jelasnya.
Edi yang juga pemilik bus PO Sumba Putra menambahkan bahwa semua armada bus AKDP dan AKAP diparkirkan di pool masing-masing. “Semua bus (parkir) di poolnya masing-masing. Kecuali ada beberapa minibus yang parkir di terminal Type B Ngadirojo,”katanya.
Beberapa armada bus AKDP dan AKAP yang biasanya beroperasi di Wonogiri antara lain PO Tunggal Dara, PO Gunung Mulia, PO Agra Mas, PO GMS, PO Tunggal Daya, PO Timbul Jaya, PO Sumba Putra. (HD/pj)