Home Lintas Jateng Anak Anak Bupati Blora Diajari Menanam Pohon

Anak Anak Bupati Blora Diajari Menanam Pohon

BLORA, 12/4 (BeritaJateng.net) – Minggu (11/4) pagi Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si ajak semua keluarganya melakukan penanaman pohon kelapa di area Embung Kedungsambi Klopoduwur.

Bupati Blora ingin mengedukasi anak anaknya untuk mencintai lingkungan. Selain itu juga mengenalkan sejarah Desa Klopoduwur, yang konon katanya di Desa tersebut terdapat pohon kelapa yang tingginya mencapai puluhan meter.

“Saya ajak Ibu Ketua Tim Penggerak PKK, dan juga anak-anak saya, untuk menanam pohon supaya bisa belajar mencintai lingkungan,” ungkapnya (Minggu, 11/4).

Untuk mengenang sejarah desa yang dijuluki desa Samin itu Bupati Blora menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk menanam sejumlah pohon kelapa, disekitar embung Kedungkesambi.

Penanaman pohon tersebut dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah Widi Hartanto, ST, MT mewakili Gubernur Jawa Tengah, Administratur (Adm) Perhutani Blora Agus Widodo, KH. Bramadi, Pegiat Corporate Farming, masyarakat Desa Klopoduwur, dan komunitas vespa.

Dikatakan Bupati, pihaknya menyambut baik upaya penanaman pohon yang dilakukan di Kabupaten Blora, mengingat Blora masih menghadapi masalah terkait ketersediaan air.

“Kita sinergi dengan dinas-dinas provinsi yang ada di Blora, program tanam pohon ini sangat bagus Pak. Kita punya problem terkait ketersediaan air, jadi kalau musim kering daerah Blora ini merupakan daerah yang kekurangan air. Tadi kita sudah sepakat dengan teman-teman cabang dinas yang ada disini dengan Perhutani untuk kembali menghidupkan sumber air,” jelas Bupati

Ditambahkan Bupati bahwa upaya penanaman pohon sahabat air dan sebagainya akan semakin digiatkan.

“Kita ada pohon-pohon sahabat air dan sebagainya kita tanam di masing-masing desa, di area Perhutani, dan yang lain. Sehingga persoalan air ini disamping kita atasi secara instant kita berharap mengatasinya secara jangka panjang dengan menanam kembali pohon-pohon yang memang nanti menjadi sumber air” lanjutnya

Bupati berharap adanya penanaman pohon, utamanya di area Embung Kedungsambi Klopoduwur dapat melestarikan dan sekaligus mempercantik lingkungan. Sehingga dapat mengangkat potensi pariwisata.

“Semoga ini juga menjadi destinasi wisata kita ya, tolong dikoordinasikan dengan Dinas Pariwisata. Tadi cita-cita teman-teman Klopoduwur antara TPK, Kampung Samin dan Embung ini, agar bisa dipadukan. Termasuk TPK nya ya Pak Adm, teman-teman ingin kerjasama, nanti desainnya tolong disiapkan ya. nanti dari Dinas siap untuk mendukung cita-cita Pak Lurah dan pelaku wisata yang ada di Klopoduwur,” pesan Arief

Sementara itu Widi Hartanto, ST, MT mengatakan bahwa Embung Kedungsambi in, lagi tren dikunjungi untuk berwisata. Dengan penanaman pohon kelapa ini diharapkan makin mempercantik.

Widi mengungkapkan, agar lahan yang masih tersedia di Klopoduwur ditanami tanaman sahabat air juga.

“Mengingat lahan dilokasi ini masih luas maka kedepan silakan lakukan penanaman pohon sahabat air yang dalam hal ini efektif untuk pelestarian mata air. Embung yang dibangun untuk irigasi dan lokasi budidaya pelestari ikan tidak akan kekeringan dan bisa menjadi lokasi cadangan air” ucapnya membacakan sambutan dari Gubernur Jawa Tengah

Terkait penanaman pohon kelapa, selain mempercantik Embung, pihaknya mendorong agar dapat dioptimalkan dengan baik kedepannya termasuk dengan menggandeng petani kelapa dan UMKM agar bisa dimanfaatkan dengan baik

“Dapat dimanfaatkan untuk seperti nata de coco, minuman dari air kelapa, sapu lidi, serat sabut kelapa, kayu kelapa, kerajinan tempurung dan lain lain. Muaranya meningkatkan pendapatan masyarakat setempat” pungkasnya

Sementara itu Ketua Bumdes Klopoduwur, Sugeng berharap agar potensi-potensi pariwisata yang ada di Klopoduwur dapat dikembangkan dan dioptimalkan.

“Ada potensi tiga tempat yaitu eks TPK, Pendopo Samin dan Embung Kedungsambi. Jadi ada tiga wisata yang mungkin bisa kita tarik garis lurus, kedepannya bisa kita suguhkan wisata di Klopoduwur,” harapnya

Sugeng berharap dengan dukungan dari berbagai pihak, nantinya Klopoduwur dapat menjadi desa wisata yang bisa diunggulkan dan memberikan manfaat pada masyarakat. (Her/El)