Home Hukum dan Kriminal Amankan Ramadhan, Polres Musnahkan Ribuan Botol Miras

Amankan Ramadhan, Polres Musnahkan Ribuan Botol Miras

IMG_4990
Ribuan botol miras dari berbagai merk dan ratusan liter miras oplosan dimusnahkan dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama ramadhan dan menjelang lebaran. 

Kendal, 24/6 (BeritaJateng.net) – Ribuan botol minuman keras (miras) dari berbagai merk atas hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) yang dilakukan jajaran Polres Kendal sejak Januari hingga Juni 2015 ini dimusnahkan, Rabu (24/6) kemarin.

Pemusnahan miras tersebut dilakukan di depan halaman Mapolres Kendal dengan disaksikan Muspida Kendal yakni Dandim 0715 Letkol Kav Wiratno, Wakil Bupati HM Mustamsikin SAg MSi, perwakilan Kejaksaan, Pengadilan Negeri Kendal dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kendal. 

Kapolres AKBP Widi Atmoko SIK mengatakan bahwa ribuan botol miras dari berbagai merk tersebut merupakan barang sitaan petugas yang didapat di berbagai toko miras yang ada di seluruh wilayah hukum Kendal.

Dijelaskan,  jika miras yang dimusnakan itu terdiri dari 3200 botol miras berbagai merk, 450 liter Ciu oplosan yang dikemas dalam derijen.

Menurutnya, pemusnahan miras dari berbagai merk yang dilakukan secara bersama-sama oleh Muspida Kendal dalam rangka mewujudkan suasana kondusif selama bulan suci Ramadhan 2015 hingga lebaran nanti.

“Ini merupakan hasil operasi Satuan Sabara Polres Kendal dan sejumlah Polsek yang berada dibawah jajaran Polres Kendal. Hasil razia dan operasi pekat tersebut ternyata juga ditemui peredaran maupun penjualan miras, lalu petugas menyitanya,” ujar AKBP Widi Atmoko.

Kapolres menambahkan, jika ada laporan dari masyarakat terkait kamtibmas ditengah-tengah kehidupan warga selama bulan ramadhan dan menjelang lebaran, Polres juga siap melayani masyarakat untuk  segera ditindaklanjuti.

“Kita siap menindak tegas para pelaku tindak pidana ringan (tipiring) terutama miras. Hal itu dilakukan dengan harapan agar terciptanya situasi yang kondusif, aman dan nyaman selama bulan Ramadhan,” imbuhnya.

Terpisah, Wakil Bupati HM Mustamsikin SAg MSi dalam sambutannya, menyampaikan bahwa mengkonsumsi miras dapat memicu timbulnya masalah sosial yang berdampak ganguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Minuman keras (miras) ini sangat berbahaya, selain bagi diri sendiri tetapi dampak bagi orang lain yang akhirnya dapat memicu kejahatan. Untuk itu penegak hukum harus tegas, apalagi di bulan Ramadhan,” tegasnya. (BJ019)