Home Hukum dan Kriminal Amankan Malam Pergantian Tahun, Polda Jateng Terjunkan 21.000 Personil

Amankan Malam Pergantian Tahun, Polda Jateng Terjunkan 21.000 Personil

Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono.
         Semarang, 30/12 (BeritaJateng.net) – Kepolisian Daerah Jawa Tengah siap mengerahkan dua pertiga kekuatan atau sekitar 21,000 personel yang akan diterjunkan di sejumlah titik keramaian untuk  mengamankan perayaan malam Tahun Baru 2018.
          Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengatakan sebanyak 21.000 personel siap mengamankan malam Tahun Baru 2018 di berbagai titik keramaian, yang bakal menjadi konsentrasi massa.
           Menurutnya, pengamanan di berbagai keramaian yang dipadati masyarakat untuk menunggu detik-detik pergantian tahun juga akan dibantu dari pihak TNI dan pemerintah daerah.
            “Jumlah personel yang kami kerahkan untuk pengamanan malam pergantian tahun sekitar 21.000 atau dua pertiga kekuatan Polda Jateng. Bahkan tidak hanya itu, juga akan dibantu dari jajaran TNI dan pemerintah daerah,” ujarnya usai acara Refleksi Akhir Tahun 2017 di Mapolda Jateng, Jumat (29/12).
           Pasukan pengamanan, lanjutnya, akan diterjunkan usai mengikuti apel gelar pasukan yang dilaksanakan serentak pada Minggu pagi 31 Desember 2017.
           “Pengamanan itu akan diterjunkan di sejumlah wilayah kabupaten yang memusatkan kegiatan pergantian tahun di suatu ruas jalan atau suatu titik, seperti di Solo di Jalan Slamet Riyadi, di Semarang di seputaran Tugu Muda dan Balai Kota, serta, beberapa titik di alun-alun di berbagai kabupaten/kota di wilayah Jawa Tengah,” tuturnya.
           Pengamanan malam pergantian tahun, dia menambahkan tidak hanya anggota kepolisian yang bersiaga penuh, tetapi juga seluruh pejabat utama di Polda Jateng. Mereka akan ditempatkan di berbagai daerah di Jateng, sekaligus mengamankan arus balik mudik libur Natal 2017 dan Tahun Baru.
            “Saya bersama Pangdam ada di Solo. Kelihatannya juga ada Gubernur. Sementara Wakapolda ada di Semarang. Beberapa pejabat operasional lainnya, seperti Dirlantas, Sabhara, akan mengantisipasi arus balik di Kota Pekalongan maupun Kota Tegal,” ujarnya. (Nh/El)