Home Headline Alun-alun Johar Semarang Dibuka untuk Umum

Alun-alun Johar Semarang Dibuka untuk Umum

Alun-alun Johar Semarang Dibuka untuk Umum

SEMARANG, 17/1 (BeritaJateng.net) – Alun-Alun Johar Semarang sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang melakukan kerja bakti bersih-bersih area alun-alun bersama masyarakat kauman, para santri, takmir masjid, Senin (17/1).

Organisasi perangkat daerah (OPD) lain juga bergerak bersama melakukan pembersihan area alun-alun antara lain Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), dan kecamatan.

Plt Kepala Distaru Kota Semarang, M Irwansyah mengatakan, pembangunan Alun-Alun Johar berlangsung selama tiga tahun dan saat ini sudah selesai dikerjakan. Seluruh pagar seng yang mengelilingi alun-alun dibuka hari ini. Artinya, secara resmi Alun-Alun Johar sudah bisa dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas.

“Hari pertama kerja di 2022, kami bersih-bersih bersama. Semua bergotong royong. Kami sudah membangun jadi suatu yang bagus, kami harap ini bisa dirawat bersama,” papar Irwansyah.

Alun-Alun Johar, lanjut dia, berfungsi sebagai ruang publik. Siapapun bisa memanfaatkan kawasan tersebut untuk aktivitas olahraga, budaya, atau hanya sekedar bersantai bersama keluarga. Hadirnya alun-alun ini menjadi penunjang hidupnya kembali kawasan Johar. Pasar diharapkan bisa berkembang. Aktivitas masjid bisa terwadahi. Masyarakat juga bisa rekreasi.

“Dulu ini memang kawasan yang dilengkapi alun-alun, pasar, kanjengan, dan masjid. Ini sudah bisa kembali. Mari kita rawat bersama,” paparnya.

Irwansyah menyebutkan, ada berbagai fasilitas yang bisa dimanfaatkan masyarakat, antara lain lapangan hijau, shelter-shelter pedagang, taman, bangku-bangku. Shelter-shelter yang ada di alun-alun menjadi pendukung yang isa dimanfaatkan untuk berjualan perlengkapan solat atau souvenir karena lokasi berada dekat dengan masjid.

Pada malam hari, suasana akan lebih terlihat menarik karena dilengkapi lampu taman yang mengelilingi alun-alun.

BRT Trans Semarang juga akan masuk ke Alun-Alun. Masyarakat bisa ke Pasar Johar dengan menggunakan transportasi umum.

“Rencananya BRT bisa masuk sehingga masyarakat kalau ke Pasar Johar bisa naik transportasi umum turun di alun-alun,” katanya.

Lebih lanjut, Irwansyah memaparkan, kawasan alun-alun akan ditanami 100 pohon. DPau akan memberikan 30 pohom pule berdiameter 50 – 60 sentimeter. Disperkim juga akan mendatangkan sejumlah pohon untuk melengkapi alun-qlun. Kementerian PUPR pun turut melakukan penghijauan dengan mendatangkan 2 – 4 pohon pule berdiameter satu meter dan 50 pohon ketapang.

“Mudah-mudahan besok bisa terpasang semua. Sehingga Johar bisa adem. Sekarang, ayo bergerak bersama merawat. Ini jadi ikon pusat berkumpulnya masyarakat. Ujung-ujungnya untuk pembangunan generasinmuda agar tumbuh sehat,” terangnya.  (Ak/El)