Home Lintas Jateng Alat Berat Mulai Buka Akses Pembuatan Waduk Logung

Alat Berat Mulai Buka Akses Pembuatan Waduk Logung

image
Alat berat membuka akses jalan pembuatan waduk logung

Kudus, 8/1 (Beritajateng.net) – Proses awal realisasi pembangunan Waduk Logung di perbatasan Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe dan Desa Tantjungrejo, Kecamatan Jekulo, mulai digulirkan (Kamis) pagi. Dari pantauan Beritajateng.net, sejumlah alat berat mulai diterjunkan ke untuk mempermudah akses menuju lokasi pembangunan waduk.

Tidak hanya itu, dalam beberapa hari terakhir akses jalan menuju ke kedua desa juga mulai diperbaiki. Selain sebagai bentuk persiapan pembangunan Waduk Logung, kabar yang beredar persiapan tersebut terkait rencana kedatangan orang nomor satu di negeri ini Joko Widodo ke Kudus.

Salah satu lokasi yang dituju yakni untuk melihat proses awal pembangunan Waduk Logung. Terlepas dari kebenaran kabar tersebut, satu hal yang pasti berbagai persiapan terkait pembangunan waduk yang sudah dirintis sejak tahun 1970-an itu mulai gencar dilakukan.

Pelaksana kegiatan dari PT Wijaya Karya yang dihubungi awak media, Untung membenarkan awal dimulainya pembangunan tersebut. Menurutnya, ada empat unit alat berat yang digunakan untuk memperlebar akses jalan di sekitar Kandangmas.

Ditambahkan, pengoperasian alat berat tersebut dimaksudkan untuk memperlebar akses jalan menjadi selebar 15 meter dengan panjang 200 meter. 

Selasa (13/1) pekan depan, dipastika sudah dapat dituntaskan. Dan, dari pantauan Beritajateng.net saat operator mengoperasionalkan alat berat terlihat puluhan warga berkerumun di sekitar lokasi.

Menurut salah seorang warga yang enggan menyebut identitasnya mengatakan, jika benar pembangunan waduk sudah dimulai, dia berencana membuka warung di sekitar lokasi pembangunan.

”Kami memang sengaja datang kesini (lokasi alat berat beroperasi) untuk memastikan apakah pembangunan waduk benar-benar dimulai. Kalau benar, saya akan minta ijin membuka warung makan dan minum,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kudus Noor Yasin yang juga Ketua Tim Pembebasan Lahan mengungkapkan, terkait pembangunan Waduk Logung pihaknya hanya sekedar menyediakan lahannya saja. Sedang pembangunan waduk yang diperkirakan membutuhkan dana Rp 548,9 miliar ini akan dilaksanakan pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana (BBWSPJ) Semarang.

Terpisah, Kadinas Bina Marga Pengairan Energi dan Sumber Daya Mineral (BMPESDM) Kudus Sam’ani Intakoris membenarkan pihaknya juga melakukan perbaikan jalan menuju Desa Tanjungrejo maupun Kandangmas. Hal itu dilakukan melalui program perbaikan rutin yang tujuannya untuk mempermudah mobilitas warga di sekitarnya. 

”Termasuk mendukung proses pembangunan Waduk Logung agar bisa selesai sesuai jadwal yang ditentukan,” pungkasnya. (BJ12)

Advertisements