Home News Update Aksi Keprihatinan dan Tolak Begal Di Solo

Aksi Keprihatinan dan Tolak Begal Di Solo

image

SOLO, 17/3 (Beritajateng.net) – Kekerasan yang terjadi saat ini terutama saat di jalan raya yang masyarakat biasa menyebutnya begal mulai membuat gerah masyarakat. Dan mengundang aksi keprihatinan dari berbagai pihak. Prihatin karena kondisi tersebut Perkumpulah Setia Hati Teratai (PSHT) akan membantu Polisi dan TNI untuk ikut mengamankan  memberantas aksi begal. 

Kopral Bagyo (53), salah satu anggota Datasemen Polisi Militer IV/4 Solo, Kopral Kepala Partika Subagyo Lelono (53), bersama dengan puluhan anggota Persaudaraan Setia Hati (SH) Terate Solo menggelar aksi di bundaran Gladag, Solo, Selasa (17/3/2015).

Dalam aksi gabungan tersebut, mereka memperagakan aksi beladiri untuk melumpuhkan begal. Dalam aksi tersebut  anggota SH Terate juga  membentangkan spanduk bertuliskan “Mendukung Penuh Komitmen TNI & POLRI memberantas BEGAL.Kopral Bagyo menghimbau agar  masyarakat bersama-sama untuk  menciptakan suasana aman dan nyaman di Kota Solo ““Mari bersama ciptakan suasana aman, nyaman di Kota Solo. Begal adalah musuh masyarakat. Masyarakat dibekingi TNI dan Polri. Berarti begal adalah musuh bersama,” ungkapnya.

Selain itu dalam aksi tersebut juga berpesan pada masyarakat janganlah warga main hakim sendiri, jika menemukan begal dan jangan dibakar. “Serahkan saja pada pihak yang berwajib untuk diproses tindak kejahatannya. Kita dukung pemberantasan begal. Begal masuk Solo apes, tapi kalau sudah tertangkap jangan dibakar,” pungkasnya. (BJ24)