Home News Update Akses Jalan Umum Dipagar Beton Sepihak, Warga Resah

Akses Jalan Umum Dipagar Beton Sepihak, Warga Resah

image

Semarang, 21/4 (BeritaJateng.net) – Warga RT 01 RW 03 Kelurahan Karang Ayu Kecamatan Semarang Barat mulai di buat resah oleh pengacara bernama Ace Wahyudin.

Pasalnya, pengacara yang mengaku kuasa hukum seorang pemilik tanah di lokasi tersebut telah mengintimidasi warga dengan menutup akses jalan dengan cara memberi pagar dan penyerobotan tanah dengan menutup fasilitas umum warga.

Aksi tidak yang dinilai sewenang-wenang itu oleh warga dilaporkan ke Ketua RT setempat. Bahkan menurut laporannya, aksi teraebut telah dulakukan kali kedua oleh pengacara tersebut.

Zairi mengaku,erlakuan tidak menyenangkan tersebut sudah terjadi untuk kedua kalinya, pemagaran akses jalan pertama terjadi 17 Januari 2015 lalu, namun warga langsung ambil sikap dengan merobohkan pagar yang terbuat dari beton tersebut.

Seperti tidak jera, pemagaran beton yang jelas-jelas ditolak warga justru dilakukan untuk kedua kalinya pada 19 Maret 2015 tanpa konfirmasi pada masyarakat sekitar terlebih dahulu. 

“Tanpa konfirmasi, pengacara tersebut sewenang-wenang membangun pagar beton yang menutup akses jalan warga,” ungkapnya. 

Bukan hanya itu, berbagai fasilitas umum (Fasum) utama warga seperti tempat pertemuan rutin warga, lahan parkir, tempat bermain anak-anak, acara pernikahan juga di tutup paksa oleh pengacara tersebut.

“Istilahnya seperti  bentuk  penyerobotan tanah negara,” ujar Ketua RT, Zairi. 

Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah pemagaran tersebut namun karena keterbatasan pengetahuan warga tentang hukum, serta adanya ancaman dari pihak pengacara, warga tidak mampu berbuat banyak. 

Lahan yang disengketakan, menurut penuturan warga setempat, merupakan lahan yang telah bertahun-tahun dan secara turun temurun warga tempati.
Lahan tanah tersebut oleh tuan tanah, telah gugur Hak Guna Bangunan HGB-nya pada tahun 1996 lalu, sehingga tanah tersebut menjadi tanah negara. 

Kejadian ini memang warga yakini sebagai imbas penguasaan lahan yang berada di jalan Jendral Sudirman, sehingga merembet atau melebar ke rumah warga yang berada di dibelakangnya, yaitu rumah-rumah warga RT. 01 RW. 03 Kelurahan Karang Ayu, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. 

Beberapa warga setempat seperti Romanah, Bambang, Sihono, Djaelani,Giantana, Suharyono, Lisyati, Erni Kuswati dan Edi Effendi telah berupaya melaporkan kejadian ini kepada berbagai pihak, baik itu ke Kelurahan, Kecamatan, Kapolsek, bahkan pihak yang paling berwenang yaitu Walikota Semarang, namun hingga saat berita ini dibuat, belum ada tindak lanjut dari berbagai pihak. (BJ05)

Advertisements