Home Nasional AirAsia Indonesia : Semua Penerbangan Berjalan Normal

AirAsia Indonesia : Semua Penerbangan Berjalan Normal

Jakarta, 30/12 (Beritajateng.net) – AirAsia Indonesia mengatakan seluruh penerbangan untuk rute domestik dan internasional tetap beroperasi normal, demikian siaran pers dari maskapai tersebut yang diterima di Jakarta, Selasa.

AirAsia Indonesia menyatakan tidak pernah mengeluarkan surat yang mengatasnamakan Presiden Direktur AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko terkait perubahan jadwal maupun pembatalan penerbangan.

AirAsia memiliki kebijakan untuk memberikan notifikasi kepada seluruh penumpang terkait perubahan maupun pembatalan jadwal penerbangan sebelum tanggal efektif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Notifikasi tersebut akan disampaikan melalui telepon, surat elektronik maupun pesan singkat yang dikirim oleh tim’pre-flight’ kami,” tulis siaran pers tersebut.

AirAsia Indonesia meminta calon penumpang untuk menghubungi call center di nomor 021-29270999 atau 08041333333 atau situs www.airasia.com untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Pesawat AirAsia Indonesia dengan nomor penerbangan QZ8501 dilaporkan hilang kontak dengan pusat pengendalian udara pada Minggu (28/12l pukul 07.24 WIB. Pesawat tujuan Singapura itu lepas landas dari Bandara Juanda Surabaya pukul 05.35.

Pesawat tersebut mengangkut 155 penumpang, dua pilot, empat awak kabin dan satu orang teknisi. Dari keseluruhan penumpang 137 diantaranya adalah orang dewasa, 17 anak-anak dan satu bayi.

Sebanyak 155 penumpang dan awak pesawat berasal dari Indonesia, sedangkan tiga orang berasal dari Korea Selatan dan masing-masing satu orang berasal dari Singapura, Malaysia, Perancis dan Inggris.

AirAsia Indonesia menyatakan Airbus A320-200 dengan nomor registrasi PK-AXC tersebut dalam kondisi layak terbang dan telah melakukan perawatan terjadwal terakhir pada 16 Nopember 2014.

Pilot Capt Iriyanto yang memimpin penerbangan pesawat QZ8501 telah memiliki pengalaman 20.537 jam terbang dan 6.053 jam diantaranya terbang bersama maskapai tersebut.

Sedangkan “first officer” atau copilot Remi Emmanuel Plesel yang mendampingi Capt Iriyanto telah memiliki pengalaman 2.247 jam terbang. (Ant/BJ)

Advertisements