Home Ekbis
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Pekalongan, 14/1 (Beritajateng.net)- Perusahaan Terbatas Jasa Raharja (Persero) Perwakilan Pekalongan, Jawa Tengah, selama 2014 telah membayar klaim asuransi kecelakaan sebesar Rp55,58 miliar.

Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Pekalongan, Deni Hadi Suparsa di Pekalongan, Rabu, mengatakan klaim asuransi diberikan pada 4.225 korban kecelakaan di jalan raya.

“Nilai klaim asuransi kecelakaan pada 2014 menurun jika dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp60,08 miliar. Penurunan klaim asuransi karena jumlah korban kecelakaan dan kuantitas angka kecelakaan juga menurun” katanya.

Ia mengatakan klaim asuransi sebesar Rp5,55 miliar tersebut terdiri atas 1.225 keluarga korban meninggal dunia Rp32,8 miliar, 2.792 korban luka berat Rp22 miliar, 171 korban luka ringan Rp146,4 juta, delapan korban cacat tetap Rp419,3 juta, dan biaya penguburan pada 29 korban tewas Rp78 juta.

Nilai santunan yang diberikan kepada korban dan ahli waris, kata dia, Jasa Raharja akan mengacu pada Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964 serta Oeraturan Menteri Keuangan Nomor 36/PMK.010/ 2008.

“Pada peraturan itu dinyatakan korban meninggal dunia akan mendapatkan santunan Rp25 juta per orang, biaya perawatan maksimal Rp10 juta/ orang, dan biaya penguburan pada korban yang tidak mempunyai ahli waris sebesar Rp2 juta,” katanya.

Ia mengatakan jika dilihat domisili dari setiap korban dan laporan kecelakaan yang terjadi selama 2014, didominasi di wilayah hukum Polres Tegal sebanyak 598 korban, disusul Polres Pemalang 515 korban, Polres Batang 349 korban, Kabupaten Pekalongan 227 korban, Brebes 143 korban, dan Kota Pekalongan 136 korban.

“Untuk menekan, angka kecelakaan di jalan raya, kami melakukan sosialisasi pada masyarakat. Selain itu, klaim asuransi akan diberikan pada ahli waris atau korban secara utuh tanpa ada potongan biaya sedikit pun,” katanya.(Ant/Bj02)

Advertisements