Home Headline 94 Kasus DB Terjadi di Semarang, Dua Meninggal

94 Kasus DB Terjadi di Semarang, Dua Meninggal

petugas melakukan foging. foto/Bj05
petugas melakukan foging. foto/Bj05
petugas melakukan foging. foto/Bj05

Semarang, 28/1 (beritajateng.net) – Dinas Kesehatan Kota Semarang menyebutkan selama bulan Januari ini telah terjadi 94 kasus demam berdarah dan dua kasus kematian.

Melihat kondisi tersebut, masyarakat diminta untuk waspada dan selalu menerapkan hidup bersih sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Widoyono menyampaikan, anomali cuaca yang terjadi saat ini sangat rentan mewabahnya penyakit demam berdarah, karena curah yang hujan tinggi.

Menurutnya, masyarakat harus waspada karena pada bulan Februari dan Maret merupakan puncak musim penghujan.

“Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan kota Semarang, di bulan Januari sudah ada 94 kasus demam berdarah dan 2 kasus kematian akibat demam berdarah, sedangkan di tahun 2014 sebanyak 1.628 kasus dan kematian 27 kasus,” paparnya.

Widoyono menjelaskan, pihaknya terus mengupayakan berbagai program untuk semakin menekan angka kasus DBD pada tahun ini, salah satunya dengan gerakan pemberantasan sarang nyamuk, hal ini dikarenakan pemberantasan melalui fogging kurang efektif sebab fogging hanya membunuh nyamuk dewasa serta menimbulkan polusi dari sisa pengasapan.

Sementara itu, Humas Rumah Sakit Elisabeth Semarang Probowatie Tjondronegoro mengatakan, hingga hari ini jumlah pasien DBD di rumah sakit Elisabeth sudah mencapai 74 pasien, namun 54 diantaranya sudah pulang sedangkan 20 orang pasien masih dalam perawatan. (Bj05)

Advertisements