Home Lintas Jateng 80% Karyawan Horison Nindya Telah di Vaksin

80% Karyawan Horison Nindya Telah di Vaksin

Semarang, 28/6(Beritajateng.net) – Program vaksinasi adalah salah satu strategi utama pemerintah untuk menyelesaikan masalah pandemi Covid-19 di Indonesia, kini program vaksin tersebut mulai menyasar para pekerja hotel (Hotelier) di Kota Semarang.

“Vaksinasi ini menjadi kabar baik untuk kami yang bekerja di industri perhotelan dimana resiko pekerjaan yang mengharuskan untuk bertemu dengan banyak orang (guest contact) sehingga sangat riskan terpapar virus Covid-19,” ungkap Riri, selaku Public Relation Horison Nindya Semarang.

Lanjutnya, Horison Nindya Semarang yang berada di jalan Brigjend Sudiarto No. 496 Semarang bahwa sebanyak 80% karyawannya kini telah selesai mengikuti vaksin tahap 1 & 2 yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, sedangkan untuk sisanya ada yang baru melakukan vaksin tahap 1 dan menunggu jadwal vaksin kedua, lalu sebagian lagi ada yang menunggu jadwal vaksinasi nya yang diatur oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang.

“Diperkiran akhir Juli nanti vaksinasi seluruh karyawan Horison Nindya akan selesai, setelah Hotel mengantongi sertifikat CHSE (Clean, Healty, Safety, Environment) ditambah seluruh staff-nya telah melakukan vaksinasi kami berharap semoga ini bisa meningkatkan kepercayaan para tamu dan pelanggan untuk menginap dan melakukan kegiatan meeting maupun social event berskala mikro di Hotel kami,” jelasnya.

Lanjutnya, disamping itu yang perlu kita ketahui hasil dari uji BPOM bahwa efikasi vaksin sendiri hanya sekitar 65% yang artinya dari 100 orang yang di vaksin maka 35 orang kemungkinan masih bisa terpapar Covid-19, sehingga mewajibkan kita untuk tetap berhati-hati dan mematuhi protokol kesehatan di area Hotel, semua wajib mematuhi aturan 3 M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan menggunakan sabun selama 20 detik) berlaku untuk karyawan dan para tamu. Di samping itu tindakan preventif lainnya juga kami lakukan guna mengantisipasi adanya lonjakan kasus di gelombang kedua ini, seperti melakukan swab antigen rutin untuk para karyawan dan juga mewajibkan tamu yang akan check in di Hotel untuk menyertakan surat swab antigen mereka, kami juga rutin melakukan penyemprotan disinfektan untuk mensterilisasi area publik dan juga kamar hotel.

“Semoga program vaksinasi dari pemerintah ini juga segera menyasar kepada masyarakat umum, sehingga kekhawatiran akan paparan virus ini semakin berkurang, dengan begitu program pengetatan dan pembatasan kegiatan dari Pemerintah juga pasti akan dilonggarkan. Dengan demikian kami para pelaku bisnis perhotelan dan pariwisata mempunyai kesempatan lebih untuk menarik para tamu dan pengunjungnya,” harapnya. (Ak/El)