Home Hukum dan Kriminal 78 Gelandangan dan Pengemis Terjaring Yustisi Jelang Pergantian Tahun

78 Gelandangan dan Pengemis Terjaring Yustisi Jelang Pergantian Tahun

78 Gelandangan dan Pengemis Terjaring Yustisi Jelang Pergantian Tahun

Semarang, 29/12(BeritaJateng.net) – Menginjak pergantian tahun 2018, jumlah pengemis dan gelandangan di Semarang meningkat, hal tersebut diketahui usai terjaringnya 78 pengemis dan gelandangan dalam razia yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Semarang sejak awal Desember 2017.

”Momentum pergantian tahun selalu dimanfaatkan oleh para PGOT. Karena memang dalam momen itu banyak wisatawan yang berlibur ke Kota Semarang,” ungkap Kepala Satpol PP Kota Semarang, Endro PM.

Lanjutnya,  pihaknya telah membentuk tim kecil yang beranggotakan sebanyak 12 personel. Tim tersebut diterjunkan sejak awal Desember untuk melakukan razia GEPENG (gelandangan dan pengemis), dari Tim tersebut melakukan razia dengan menggunakan motor trail menyisir di sejumlah jalan protokol kota Semarang.

”Tim tersebut kita bagi dua beroperasi pagi dan malam hari. Kami juga menangkap pengamen yang beberapa kali kami tangkap,” tuturnya.

78 Gelandangan dan Pengemis Terjaring Yustisi Jelang Pergantian Tahun

Dia mengatakan seluruh gelandangan dan pengemis yang tertangkap tersebut akan dikirim ke Resos Rehabilitasi Among Jiwo, Ngaliyan. Pihaknya akan menggencarkan razia PGOT hingga akhir pergantian tahun 2018.

”Pengamen yang beberapa kali kami tangkap kami sita peralatannya, terutama jatilan yang beberapa waktu lalu marak,” imbuhnya.(AK/El)