Home Kesehatan 56 Petugas Dinas Peternakan Pantau Distribusi Hewan Qurban di Semarang

56 Petugas Dinas Peternakan Pantau Distribusi Hewan Qurban di Semarang

Semarang, 1/9 (BeritaJateng.net) – Sebanyak 56 petugas dari dinas Peternakan Kota Semarang sejak Minggu lalu hingga selesainya Hari Raya Idhul Kurban terus melakukan pemantauan kepada para penjual Hewan Qurban se-kota Semarang.

Kepala Dinas Peternakan kota Semarang Rusdiana menjelaskan dari petugas yang ada akan dibagi masing-masing di setiap kecamatan se-kota Semarang untuk melakukan pemantauan bersama petugas dari kecamatan untuk mengecek izin jualan pedagang hewan qurban.

Menurutnya dalam pantauan tersebut juga diperkuat melalui edaran dari Walikota dan Sekda kepada semua Kecamatan tentang zonasi.

“Keberadaan penjual hewan qurban yang tidak boleh dekat perumahan warga dan jalan raya yang menjadikan kumuh kotor. Sedangkan dari Dinas Peternakan melakukan pengecekan tentang  surat keterangan kesehatan hewan dari daerah asal,” ungkapnya.

Rusdiana menuturkan hingga saat ini tim telah menindak beberapa pedagang hewan qurban yang didapati tidak memiliki surat izin resmi hewan qurban yang sehat dari daerah asal, sehingga pedagang tersebut dilarang untuk menjualkan hewan qurban.

“Sebelum ada izin resmi saya larang untuk berjualan di wilayah kota Semarang bagi para penjual hewan qurban yang didapati tidak lengkap surat izinnya,” tegasnya

Menurutnya ada beberapa daerah yang perlu diwaspadai jika akan menjual hewan qurban seperti wilayah Wonogiri yang ada temuan hewan terserang Antraks.

“Oleh karena itu kami tidak ingin kecolongan dengan adanya hewan pembawa virus antraks yang masuk ke kota Semarang. Seperti hewan ternak dari Wonogiri kita harus hati-hati wilayah lain seperti Sragen dan Boyolali mesti harus ada keterangan sehat dari daerah masing-masing,” imbuhnya. (Bj05)