Home Nasional 500 ribu Pelanggaran Selama Operasi Zebra

500 ribu Pelanggaran Selama Operasi Zebra

foto/Ist

Semarang, 17/12 (Beritajateng.net) – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat setidaknya terdapat lebih dari 500 ribu pelanggar lalu lintas yang ditilang selama pelaksanaan Operasi Zebra 2014.

“Selama Operasi Zebra 2014 yang digelar 14 hari mulai 26 November-9 Desember lalu, kami sudah menilang lebih dari 500 ribu pelanggar,” kata Kepala Korlantas Polri Irjenpol Condro Kirono di Semarang, Rabu.

Hal itu diungkapkannya saat mendampingi Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan jajaran terkait yang meninjau sejumlah simpul transportasi di Semarang untuk kesiapan angkutan Natal 2014 dan Tahun Baru 2015.

Meski sudah lebih dari setengah juta pelanggar lalu lintas ditilang, kata dia, sampai sekarang masih saja ditemukan pelanggaran lalu-lintas karena kesadaran dalam berlalu lintas masih rendah.

“Data kami tahun 2013, pelanggar yang ditilang karena melanggar lalu lintas sepanjang tahun mencapai 3,7 juta pelanggar. Tahun ini, data sementara ada 3,6 juta pelanggar. Pendataan kan belum selesai,” katanya.

Ia mengakui sepertinya pendekatan melalui penegakan hukum dalam menangani pelanggaran lalu lintas yang dilakukan selama ini belum cukup mampu mencegah masyarakat melakukan pelanggaran lalu lintas.

“Sanksi denda yang diberikan ini rupanya belum menimbulkan efek jera bagi pelanggar lalu lintas,” katanya.

Makanya, kata dia, Polri akan mengubah pola pendekatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas, salah satunya melalui program-program prioritas yang bersifat tematik.

Jenderal bintang dua itu mencontohkan selama Januari mengambil tema upaya penertiban rambu-rambu dan markah jalan yang dijalankan oleh seluruh jajaran kepolisian daerah dan kepolisian resor.

“Jadi, masuk dari satu kota ke kota lain nantinya akan tertib, rapi. Nanti, Februari temanya berbeda lagi, seperti penertiban penggunaan telepon seluler (ponsel) saat berkendara,” katanya.

Namun, Condro mengingatkan, upaya penyadaran masyarakat dalam berlalu lintas itu juga akan diiringi dengan langkah penegakan hukum yang akan dilakukan setelah program-program tematik digelar.(ant/ss)

Advertisements