Home News Update 50 Penderita Katarak Berhasil Dioperasi di Solo

50 Penderita Katarak Berhasil Dioperasi di Solo

— Kerja Sama Sido Muncul dengan Dokter Spesialis Mata

Solo, 18/8 (BeritaJateng.net) – Selain di Gorontalo, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul juga menggelar baksos operasi katarak di Solo. Bertempat di RSUD dr. Moewardi, Solo, 50 penderita katarak berhasil di operasi.

Operasi Katarak hasil kerja sama Dokter Spesialis Mata Cabang RSUD dr. Moewardi Solo ini sebagai bentuk komitmen Sido Muncul dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta membantu pemerintah dalam menurunkan angka penderita katarak di Indonesia.

Acara pembukaan baksos operasi katarak Sido Muncul di Solo, dihadiri oleh Wakil Direktur RSUD dr. Moewardi Dr. Suharto Wijanarko, dr., Sp.U, Ketua Perdami Cabang Surakarta Dr. dr. Senyum Indrakila, SpM, Perwakilan Sido Muncul, dan pejabat-pejabat terkait lainnya.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan dengan semakin luasnya dukungan masyarakat dan banyaknya lembaga maupun organisasi masyarakat yang membantu upaya pemberantasan buta katarak, maka semakin banyak pula masyarakat Indonesia yang terbebas dari buta katarak.

”Diharapkan dengan adanya baksos katarak Tolak Angin Sido Muncul dengan PERDAMI Cab. Solo dan RSUD dr. Moewardi ini bisa mengurangi angka penderita katarak, khususnya di Solo. Melalui kegiatan ini pula, masyarakat dihimbau untuk menghilangkan persepsi bahwa operasi katarak itu menakutkan, karena banyak yang enggan berobat karena takut operasi,” ujar Irwan.

Baksos operasi katarak telah dilakukan Sido Muncul sejak tahun 2011 sampai tahun 2016, sudah dilaksanakan di 27 propinsi, 209 kota/kabupaten dan di 233 rumah sakit/klinik di Indonesia ini. Sampai Juni 2016 ini, jumlah mata yang telah dioperasi sebanyak 47.100 mata.

Upaya Sido Muncul dalam menanggulangi buta katarak di Indonesia ini ternyata diapresiasi dari Rekor MURI untuk kategori “Operasi Katarak dengan Teknik Phacoemulsifikasi Terbanyak dalam sehari” yaitu sejumlah 328 mata pada 31 Mei 2015 di RS Awal Bros Batam.

Penghargaan LEPRID diterima pada 30 Juni lalu karena Sido Muncul konsisten dalam melaksanakan operasi katarak gratis sejak tahun 2011, Enterprise Asia “Asia Responsible Enterpreneurship Award 2011” atas program katarak, penghargaan dari Metro TV bekerjasama dengan Forum Pengusaha Indonesia – Tionghoa “Apresiasi CSR Sejahtera Indonesia 2012 kategori kesehatan dan La Tofi Award “The Indonesian Most Committed CEO for CSR Award 2012 dari La Tofi School CSR.

Sampai saat ini Sido Muncul telah memproduksi lebih dari 150 produk, dengan produk unggulan antara lain : Kuku Bima Energi, Tolak Angin, Alang Sari plus, Kopi Ginseng Kuku Bima, Kopi Jahe Sido Muncul, Susu jahe Sido Muncul, jamu Komplit, Kunyit Asam dll. Untuk produk high quality dalam bentuk kapsul Sido Muncul telah memproduksi Sari Kulit Manggis, Sari Daun Sirsat, Sari Kunyit, dan Sari Daun Pepaya.

Pada tahun 2015 lalu, Sido Muncul telah mengeluarkan beberapa produk baru yaitu Simunox untuk meningkatkan daya tahan tubuh, Tolak Angin Bebas Gula, Tolak Linu Herbal Cair Sachet, Tolak Angin Care Aromaterapi, Kuku Bima Energi rasa jeruk dan rasa anggur siap diminum dalam bentuk botol (RTD = Ready to Drink). Pada tahun ini, Sido Muncul kembali memperkenalkan produk barunya, yaitu Kuku Bima Energi Herbal dan Tolak Linu Mint.

Sido Muncul merupakan perusahaan yang didirikan pada 1951 oleh Ibu Rahmat Sulistio dan menjadi perusahaan terbuka pada 18 Desember 2013. Perusahaan yang bergerak di bidang obat herbal ini, kini dikelola oleh generasi ketiga yaitu Irwan Hidayat, Sofyan Hidayat, Sigit Hartoyo, Johan Hidayat, dan David Hidayat. Sebagai perusahaan terbuka, Sido Muncul juga dikelola oleh beberapa profesional dan seorang komisaris independen. (PR/BJ)

Advertisements