Home Headline 30 Warga Blora yang Lahir 1 Juli Dapat SIM Gratis

30 Warga Blora yang Lahir 1 Juli Dapat SIM Gratis

403
Warga Blora yang Lahir 1 Juli Dapat SIM Gratis.

BLORA, 3/7 (BeritaJateng.net) – Hari Bhayangkara ke-74 menjadi berkah bagi 30 warga di Kabupaten Blora, yang lahir 1 Juli, pasalnya tanggal tersebut bertepatan dengan hari Bhayangkara ke-74.

Tiga puluh Warga tersebut mendapatkan hadiah SIM gratis dari Polres Blora bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Blora.

Pemberian SIM Gratis secara simbolis dilaksanakan di Aula Satuan Penyelenggara Adminstrasi (Satpas) Satlantas Polres Blora Jumat (3/7).

“Ada tiga puluh warga yang tanggal lahirnya 1 Juli berdasarkan KTP. Namun karena ini era new normal sesuai protokoler kesehatan hanya lima orang saja sebagai perwakilan,” ucap Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan, Jumat (3/7/2020).

Tiga puluh warga itu terdiri dari 25 SIM perpanjangan dan 5 SIM baru. Tentunya SIM tersebut tidak di berikan begitu saja, namun harus memenuhi syarat dan ketentuan serta lulus dalam ujian.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,S.I.K menambahkan pemberian SIM gratis tersebut adalah sebagai bentuk syukur serta upaya  mendekatkan diri pada masyarakat.

“Polri memberikan fasilitas SIM khusus bagi warga yang lahir tanggal 1 Juli, dan tentunya harus memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku,” imbuh Kapolres.

Penyerahan SIM di lakukan oleh Kapolres Blora langsung bersama Pimpinan Cabang BRI Blora Mohammad Noval Toriqi selaku sponsor dengan didampingi oleh Kasat Lantas AKP Dodiawan,SH,SIK.

“Pendaftaran kami buka pada  23 – 30 Juni lalu, pelayanan pembuatan SIM pada tanggal 29-30 Juni. Mereka yang memperoleh SIM A dan SIM C telah memenuhi syarat,” paparnya.

Dalam pembuatan SIM ada biaya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) yang harus disetorkan. “Warga yang memperoleh SIM khusus Hari Bhayangkara ini sebenarnya tidak gratis, karena biaya PNBP ditanggung oleh sponsor, yaitu Bank BRI Cabang Blora,” lanjut Kapolres.

Teguh Julianto, (24) warga kelurahan Jepon RT 01/06, salah satu penerima SIM A gratis senang dan bangga karena telah memiliki SIM apalagi tanggal lahirnya sama dengan hari Bhayangkara.

Pemuda yang setiap harinya bekerja sebagai montir di salah satu bengkel mobil ini mengaku mengetahui program SIM gratis dari media sosial. “Saya tahu program SIM gratis dari medsos. “Saya daftar langsung di kantor Satlantas kemudian mengurus surat keterangan sehat dan test psikolog,” jelas Joko.

Kepada penerima SIM Kapolres berpesan bahwa mereka harus bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, yaitu dengan memberikan contoh dan mengajak masyarakat sekitar baik keluarga, teman maupun tetangga untuk disiplin dalam berlalu lintas. (Her/El)