Home Nasional 270 Bus Mudik Gratis Sido Muncul Dilepas dari TMII

270 Bus Mudik Gratis Sido Muncul Dilepas dari TMII

Direktur Marketing Irwan Hidayat melepas pemudik gratis di TMII, Jumat pagi.

Jakarta, 1/7 (BeritaJateng.net) – Jajaran Direksi PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Jumat (1/7/2016) pagi tadi melepas sebanyak 270 armada bus yang mengangkut penumpang mudik gratis Sido Muncul yang ke-27.

Rombongan bus yang mengangkut 16 ribu penjual jamu, buruh, asongan dan pekerja buruh secara simbolis dilepas oleh Deputi Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Perhubungan, Direktur Utama Sido Muncul Sofyan Hidayat, Direktur Marketing Irwan Hidayat dan pejabat dari Korlantas Mabes Polri.

Pelepasan dipandu oleh bintang iklan Sido Muncul Donny Kusuma dan Vega Darwanti Bukan Empat Mata di kawasan Museum Purna Bhakti Pertiwi Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Sebelum dilepas, Irwan Hidayat menyempatkan menyapa para peserta mudik gratis dengan naik salah satu bus dan ngobrol dengan penumpang.

“Semoga selamat sampai tujuan, bertemu dengan keluarga dengan bahagia dan selamat hari raya mohon maaf lahir dan bathin, selalu sabar dalam perjalanan,” ujar Irwan Hidayat di bus dengan tujuan Wonogiri.

Mudik Gratis Sido Muncul

Menurut Irwan Hidayat, mudik gratis pertama kali diadakan oleh Sido Muncul pada tahun 1991 dan secara terus menerus telah melakukannya selama 27 tahun.

“Ide mudik gratis ini dari Pak Sofyan Hidayat yang sekarang menjabat sebagai Dirut Sido Muncul,” ujar Irwan Hidayat usai melepas pemudik.

Menurut Irwan, mudik gratis hanya 17 bus dan selama tiga tahun dari 1991 sampai tahun 1993 acara mudik gratis diselenggarakan secara sederhana. Tidak ada acara apapun, tidak ada upacara, tidak ada pejabat pemerintah yang melepas para pemudik.

“Yang mewakili direksi melepas para pemudik selama 3 tahun adalah Kris Irawan, marketing manajer Sido Muncul pada waktu itu, dan ide mudik gratis ini karena Sido Muncul ingin memberi insentif pada para penjual jamu,” tambahnya.

Pada tahun 1994, acara mudik lebaran gratis mulai diorganisir dengan serius. Acara dengan mengadakan hiburan sebelum pemudik berangkat, memasang promosi produk Sido Muncul pada bus, mengundang pejabat untuk melepas para pemudik dan wartawan untuk mempublikasikan acara mudik gratis ini.

Mudik Gratis Sido Muncul

“Selama pemudiknya ada dan kami mampu untuk memudikkan gratis, kami akan terus melakukan kegiatan ini,” tambah Sofyan Hidayat.

Menurut Sofyan, tahun lalu Sido Muncul menggunakan 300 bis dengan pemudik gratis sekitar 20 ribu dan tahun ini menurun menjadi 270 bus dengsn jumlah pemudik sekitar 16 ribu orang dengan tujuan Cirebon, Semarang, Jogja, Solo, Purwokerto dan Wonogiri.

“Kenapa menurun ? Hal ini karena masyarakat tambah makmur, pembangunan di daerah juga maju dan yang melakukan mudik gratis semakin banyak,” tambah Sofyan Hidayat.

Sementara itu, salah seorang pemudik dari Wonogiri, Mei mengaku senang dengan program mudik gratis Sido Muncul ini, karena dapat membantu keuangan para pedagang seperti dirinya dan dengan mengikuti program ini, perjalanan juga terasa nyaman.

“Saya senang dengan program Mudik Gratis Sido Muncul, karena secara materi dapat membantu keuangan para pedagang seperti saya, dan yang jelas dalam perjalanan terasa nyaman,” ujar Mei kepada BeritaJateng.net.

Kampanye Lingkungan

Untuk mudik tahun 2016 ini, Sido Muncul mengkampanyekan perlunya menjaga lingkungan untuk mendukung program Kementerian Lingkungan Hidup dengan aturan plastik berbayar pada awal tahun ini.

“Dengan produk Tolak Linu Mint, kami buat iklan peduli lingkungan yang mengajak masyarakat supaya memisahkan sampah plastik dengan sampah makanan supaya bisa didaur ulang,” ujar Irwan Hidayat.

Menurut Irwan, setiap hari Indonesia menghasilkan 200 ribu ton sampah, yang 30 ribu ton sampah plastik dan yang bisa didaur ulang 10 ribu ton, sisanya yang 20 ribu ton membebani lingkungan.

“Kalau yang 20 ribu ton bisa dikumpulkan para pemulung, bisa mendapatkan uang Rp20 milyar perhari,” tambah Irwan.

Pada kesempatan mudik gratis yang ke-27 tahun 2016 ini, Sido Muncul juga memanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada para pemudik untuk ikut mendukung program Kementerian Lingkungan hidup untuk melestarikan dan peduli lingkungan.

Mudik Gratis Sido Muncul

Disetiap tempat duduk bus dipasang stiker komik yang isinya mengajak para pemudik supaya ikut peduli lingkungan dengan memilah sampah plastik dengan sampah makanan (organik). Dengan memakai komik sebagai komunikasi, harapannya mereka mudah memahami dan mau ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan.

“Kita harus membantu pemerintah untuk menjaga lingkungan, karena melestarikan lingkungan sama pentingnya dengan membangun perekonomian dan supaya berhasil dibutuhkan partisipasi masyarakat,” ujarnya lagi.

Seperti diketahui, Sido Muncul adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 1951 oleh Ny Rahmat Sulistiyo, menjadi perusahaan Tbk pada 18 Desember 2013. Sido Muncul adalah perusahaan yang bergerak dalam obat herbal.

Sekarang ini Sido Muncul di kelola oleh generasi ketiga yaitu Irwan Hidayat, Sofyan Hidayat, Sigit Hartoyo, Johan Hidayat dan David Hidayat. Sebagai perusahaan Tbk, Sido Muncul juga dikelola oleh beberapa profesional dan seorang komisaris independen. (BJ)