Home Lintas Jateng 26 Titik Rawan Jalur Kereta Api Dijaga Petugas

26 Titik Rawan Jalur Kereta Api Dijaga Petugas

Purwokerto, 11/6 (BeritaJateng.net) – PT KAI Daop V Purwokerto menginventarisis ada 26 titik rawan bencana di sepanjang jalur kereta api (KA) wilayah Daop V. Selama masa angkutan Lebaran, titik-titik rawan tersebut dijaga petugas hingga 24 jam.

Humas Daop V Purwokerto, Surono mengatakan, titik rawan tersebut antara lain rawan bencana longsor, banjir, ambles dan pohon tumbang. Titik rawan bencana tersebut, antara lain dipicu tingginya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir. “Ada beberapa titik rawan bencana baru yang muncul dan semua  akan dijaga petugas,” kata Surono, Sabtu (11/6).

Menurut Surono, penjagaan daerah rawan gangguan bencana di jalur KA tersebut untuk menjamin kelancaran dan keselamatan perjalanan KA selama arus mudik dan balik lebaran. Mengingat frekuensi kereta api akan meningkat sampai 100 KA per hari.

Titik rawan bencana tersebut tersebar di beberapa daerah, antara lain 10 titik rawan longsor, 2 titik rawan banjir, 5 titik rawan pohon tumbang dan 9 titik rawan ambles dan 9 titik rawan banjir di bawah jembatan panjang.

“Selama ini, kita juga sudah menempatkan petugas pada 4 titik rawan longsor, yaitu di Kabupaten Brebes, antara  Prupuk- Linggapura di km 304+2/5, kemudian dua titik di Kabupaten Banyumas antara Notog- Kebasen di km 360+1/3 dan di km 423-424 antara Tambak-Ijo serta satu titik di Kabupaten Kebumen, ” jelas Surono.

Daop 5 juga memberikan perhatian serius terhadap 9 titik rawan banjir di atas jembatan panjang. Kesembilan titik jembatan  tersebut rawan saat terjadi banjir, yang bisa mengakibatkan longsor maupun amblesnya pangkal dan pilar jembatan.  Antara lain, 4 jembatan di Kabupaten Brebes antara Linggpura- Bumiayu- Kretek, 2 jembatan di Kabupaten Banyumas (Sungai Logawa dan Sungai Serayu), satu jembatan di Kabupaten Cilacap (Sungai Serayu) dan dua jembatan di Kabupaten Kebumen (Sungai Lukulo dan sungai Butuh).

“Nantinya pada angkutan Lebaran, kita tempatkan petugas penjaga non stop 24 jam yang dibagi dalam 3 shift pada 26 titik rawan tersebut,” kata Surono. (BJ33)