Peringati Kesaktian Pancasila, Nana Apresiasi Lima Siswa Berprestasi Asal Jateng

SEMARANG – Lima siswa beprestasi asal Jawa Tengah menerima penghargaan dan uang pembinaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, tepat pada Hari Kesaktian Pancasila, Minggu (1/10/2023). Apresiasi itu, diserahkan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, seusai upacara di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Mereka yang menerima penghargaan adalah, Much Reza A Habibi peraih medali emas Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika jenjang SD, Raisa Aldrian Putra Permana peraih emas karate di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMP. Rifqi Faizulhaq peraih emas Cipta Baca Puisi FLS2N PDBK dan O2SN PDBK cabang catur.

Adapula Yoseph Satria peraih emas cabang renang ajang 02SN tingkat SMA, dan Dhea Kurnia Yulita peraih medali emas cabang atletik ajang O2SN jenjang SMK.

Rasa bangga tak dapat disembunyikan dari diri Raisa Adrian. Siswa SMPN 2 Boyolali ini mengaku perjuangannya menapak kejuaraan ini sangat berat.

“Bangga dan senang. Tadi kita dipesan lebih serius lagi dan semangat. Selama ini O2SN nasional berat mempersiapkan fisik. Sangat berat, kalau latihan awal ikut karate kelas 1 SD. Target ke depan maju internasional, dipanggil dan jadi juara satu,” ujarnya.

Peraih emas OSN tingkat SD Much Reza mengaku senang dengan penghargaan ini.

“Senang banget bisa ketemu langsung sama Pak Gubernur. Tidak menyangka juga. Kalau untuk kejuaraan ini, saya sudah berlatih sejak TK. Buat teman-teman, Matematika itu menyenangkan lho,” ungkapnya.

Hal serupa diungkapkan Rifqi Faizulhaq. Siswa berkebutuhan khusus asal SLBN Salatiga ini mengaku bangga, usahanya selama ini terbayar lunas.

“Kalau latihan puisi, saya dibantu sama ibu dan teman saya. Kadang kalau sama teman saya telepon dan diskusi. Kalau sastrawan idola, saya idolakan Tere Liye. Sering dengar audio book-nya,” paparnya.

Dalam peringatan Kesaktian Pancasila, Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mengungkapkan, momen itu adalah kesempatan untuk merawat kesatuan bangsa. Ini karena, Indonesia terdiri dari ragam suku, ras, agama, dan golongan.

“Pesan kami ke generasi muda kita harus merawat menjaga dan menegakkan ideologi Pancasila,” tegas Nana.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah Syamsudin Isnaneni berharap, dari prestasi siswa tersebut akan lahir prestasi yang membanggakan.

Dalam kesempatan itu, setiap siswa diberi uang pembinaan bervariasi. Mulai dari Rp4,5 juta hingga Rp10 juta.

“Ini bagian dari perhatian Pemprov Jateng kepada anak berprestasi nasional. Dari alokasi dana APBD, kita beri motivasi dan pembinaan kepada mereka,” pungkasnya. (Diskominfo Jateng)

Leave a Reply