Home Lintas Jateng 166 Warga Kurang Mampu Terima Rastra Perdana

166 Warga Kurang Mampu Terima Rastra Perdana

166 Warga Kurang Mampu Terima Rastra Perdana
         BLORA, 25/1 (BeritaJateng.net) – Sebanyak 166 keluarga penerima manfaat (KPM) di kecamatan Randublatung kabupaten Blora  menerima bantuan sosial beras sejahtera (rastra). Bantuan rastra diberikan langsung oleh Bupati Blora Djoko Nugroho di balai desa jeruk kecamatan Randublatung Kamis (25/1/2018).
          Bantuan rastra ini merupakan pertama kalinya diberikan Pemkab Blora di tahun 2018. Bantuan Sosial Beras Sejahtera merupakan Peralihan dari Bantuan Raskin. Selain perubahan nama, jumlah beras yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) juga berubah, dari semula 15 Kg beras dengan harga Rp. 1.600 menjadi 10 Kg per Kepala Keluarga secara gratis atau Cuma-cuma.
          Rencananya Bantuan Rastra perdana ini ditujukan bagi 166 KPM di Desa Jeruk. Selanjutnya akan menyusul lagi bagi desa-desa lain di seluruh kecamatan se-Kabupaten Blora sebanyak 76.019 KPM.
          Dalam sambutannya, Djoko Nugroho berharap Bantuan Sosial Beras Sejahtera ini benar-benar tepat sasaran dalam arti bantuan diterima oleh kepala keluarga yang berhak menerima.
         “Saya mengapresiasi langkah yang sudah diambil oleh Pak Kades Jeruk, bahwa bantuan rastra ini tidak dibagikan merata, tetapi dibagikan kepada keluarga yang benar-benar berhak mendapatkannya,” ujarnya.
          “Lakukan pendataan dengan valid supaya bantuan ini tepat sasaran. Saya juga berharap kepada semua pihak agar dapat berperan serta dalam mengawasi pendistribusiannya,” lanjutnya.
           Sunarsih (57) warga desa jeruk mengaku terima kasih atas bantuan rastra ini. Ia mengaku dengan adanya bantuan semacam ini cukup membantu perekonomiannya. “Pokoknya terima kasih, sudah dibantu,” singkat Sunarsih.
          Dalam kesempatan ini, Djoko Nugroho menjelaskan kepada warga bahwa bantuan sosial beras sejahtera ini merupakan salah satu langkah yang diambil oleh Pemerintah untuk mengurangi kemiskinan dengan cara mengurangi biaya pengeluaran rumah tangga.
(MN/El)