Home Headline 164 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Terjadi di Semarang

164 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Terjadi di Semarang

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, M Khadik

Semarang, 24/3 (BeritaJateng.net) – Angka Kekerasan Perempuan dan Anak di Kota Semarang mengalami penurunan. Data yang dihimpun Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang menyebut jika angka kasus kekerasan pada tahun 2019 mencapai 226 kasus menurun jadi 164 kasus kekerasan di tahun 2020.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Kota Semarang, M.
buy canadian strattera online cpff.ca/wp-content/languages/new/canadian/strattera.html no prescription

Khadik, Rabu (24/3).

“Permasalahan terkait perempuan dan anak semakin hari semakin meningkat salah satunya masih tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak meskipun terjadi mengalami penurunan pada tahun 2020 dibanding tahun 2019,” ujar Khadik.

Khadik mengatakan bahwa angka kasus kekerasan mengalami penurunan dari 226 kasus pada tahun 2020 menjadi 164 kasus pada tahun 2019.

“Pada akhir 2019 angka kasus kekerasan di Kota Semarang yang dihimpun DP3A ada 226 kasus. Namun Alhamdulillah di akhir 2020 kemarin menurun jadi 164 kasus,” imbuhnya.

Sementara, angka kasus kekerasan pada anak turun jadi 71 kasus dan mengalami penurunan dari angka 93 di tahun 2019.

“Tapi bagi kami, 164 kasus ini masih jadi angka kekerasan yang tinggi. Sehingga kami berupaya agar angka kasus kekerasan bisa menjadi zero,” jelasnya.

Hal ini menjadi perhatian DP3A Kota Semarang, lewat program Semarang menuju Kota Layak Anak dan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan rentan pihaknya terus menekan angka kekerasan di Kota Semarang.
buy canadian clomiphene online cpff.ca/wp-content/languages/new/canadian/clomiphene.html no prescription

“Ini menjadi perhatian kita, terkait upaya pemenuhan hak anak agar tumbuh kembang dan nantinya menjadi SDM yang kompetitif di era globalisasi. Tentunya anak-anak kita bisa diberi kesempatan dan akses untuk mengembangkan diri,” jelasnya.
buy canadian vibramycin online cpff.ca/wp-content/languages/new/canadian/vibramycin.html no prescription

Menurut Khadik, berbagai kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dibawah kepemimpinan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dinilai sangat luar biasa.

“Banyak kebijakan Pemkot Semarang untuk mensejahterakan warga. Mulai dari sekolah gratis, bukan hanya Negeri tapi juga menjangkau sekolah swasta dengan harapan tidak ada alasan bahwa anak-anak tidak bersekolah.

Kemudian, lanjutnya, akses dibidang kesehatan juga sangat luar biasa, bahkan Pemkot Semarang memperhatikan warganya dari dalam kandungan hingga lahir, tumbuh, remaja dan bersekolah, bekerja, hingga tua dan meninggal dunia diberikan kemudahan pemakaman bahkan sampai santunan kematian. (El)