Home News Update 1.200 Pemain Bulu Tangkis Ikuti USM Jaya Open 

1.200 Pemain Bulu Tangkis Ikuti USM Jaya Open 

Semarang, 17/12 (BeritaJateng.net) – Sebanyak 1.200 pemain  mengikuti Kejuaraan Bulu Tangkis USM Jaya Open 2015 pada 15-20 Desember di Gelora USM Jl Soekarno-Hatta.

Kejuaraan berhadiah total Rp 75 juta itu dibuka oleh Rektor USM, Prof Dr Pahlawansjah Harahap SE ME. Pembukaan dihadiri antara lain Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip, Prof Ir Joetata Hadihardaja, anggota pengawas Yayasan Alumni Undip Prof Dr Priyo Bintoro, Dekan Fakultas Ekonomi, Dr Ir Kesi Widjajanti SE MM, Direktur Program Pascasarjana Djoko Santoso MM, Ketua LPPM Dr Wiyati Saddewisasi MM, Ketua Badan Penjaminan Mutu (BPM) Drs Sujito MM.

Ketua Panitia, Doddy Kridasaksana mengatakan, kejuaraan berhadiah total Rp 75 juta itu bertujuan menggalakkan pembinaan bulu tangkis di Jawa Tengah. Nomor yang dipertandingkan adalah usia dini (tunggal putra/putri), anak (tunggal putra/putri), pemula (tunggal dan ganda putra/putri), remaja (tunggal, ganda putra/putri, dan campuran), taruna (tunggal, ganda putra/putri, dan campuran), dewasa (tunggal putra/putri, dan ganda putra).

“Kejuaraan ini kami gelar setiap dengan tujuan memberikan kesempatan kepada para pemain untuk menjajal kemampuannya melalui event ini. Kami berharap, kesempatan ini dimanfaatkan para pemain terutama para pemain yunior,” kata Doddy.

Dia mengatakan, sejumlah yang telah memastikan diri ambil bagian antara lain Djarum Kudus, Champion, Efran, dan Taurus, Pendowo,Sehat, Altrec, Gatra, Bintang Perkasa, USM Jaya, Exist Jakarta, Hi-Qua Wima Surabaya, Fila Watch Makasar, Sarwendah BC Jakarta, PPLP Jateng, Suryanaga Surabaya, Aufa Banjarmasin, Isatech Indonesia, Ace Quality Jogjakarta, Kartika Purwokerto, Panorama Solo, Surya Tidar Magelang, dan lain-lain.

“USM Jaya  menurunkan 26 pemain yang akan bertanding di semua kelompok umur. Kami berharap, selain sukses sebagai penyelenggara, juga sukses prestasi. Persiapan anak-anak sudah bagus,” ungkap Doddy yang juga sebagai ketua PB USM Jaya.

Menurutnya, panitia juga membentuk tim keabsahan yang akan bertugas melakukan pemeriksaan bagi pemain yang diragukan kebenaran umur maupun status keanggotaannya. Pemeriksaan dapat melalui pemeriksaan data maupun wawancara langsung dengan pemain untuk mendapatkan keterangan yang sebenarnya. “Apabila terbukti usia pemain tidak sesuai dengan datanya, maka akan direkomendasi untuk dikenai sanksi sesuai aturan PBSI,” ungkapnya.

Protes harus diajukan oleh manajer secara tertulis ditujukan kepada Referee disertai uang protes Rp 250.000. Pihak yang memprotes harus memiliki data pembanding dan pihak yang diprotes harus dapat menunjukkan bukti yang diminta sebagai bahan penyelesaian. “Apabila pihak yang diprotes tidak dapat menunjukkan atau menyerahkan data-data yang diminta sesuai dengan waktu yang telah ditentukan akan dikenai sanksi diskualifikasi,” tandasnya.

Sementara itu, Pelatih USM Jaya, Alfa Vivianita mengatakan, USM Jaya  menurunkan 26 atlet. Mereka adalah Adisya Rista Basuki, Adisya Rizki Basuki, Kevin Sidqidia, Katie Cahaya Chrismas, Arella Putra, Azel Tiara Dewi, Kevin Hilarius, Gizalias Kusnanda Nurrafi’u, Imam Wahyudi, Jovanka Jeremy, Yovita, Rendy Rontulalo, Candra, Rezki Gea, Riko Adha Mahendra, Selly, Elviana, Wima Putri, M Saripudin, Arinda Sari Sinaga, Rina Andriani, Ade Putra Perkasa, Fuad Alfaris, Nelsen, Richard, dan Hansen. Selama ini, mereka telah digembleng fisik dan teknik.

“Saya berharap, anak-anak mampu tampil maksimal. Saya menargetkan dua gelar juara dalam kejuaraan ini,” ujar mantan pemain pelatnas. (Bj)

Advertisements