Home Headline Yustisi dan Sosialisasi Protokol Kesehatan Rutin di Gelar Satpol PP Semarang

Yustisi dan Sosialisasi Protokol Kesehatan Rutin di Gelar Satpol PP Semarang

234
Yustisi dan Sosialisasi Protokol Kesehatan Rutin di Gelar Satpol PP Semarang

Semarang, 20/10 (BeritaJateng.net) – Yustisi dan Sosialisasi Wajib 3M rutin di galakan oleh SatpolPP Kota Semarang untuk menekan angka penyebaran virus Covid-19, yang saat ini Kota Semarang masih tergolong menjadi zona orange.

Dalam yustisi yang digelar di jalan Pahlawan Semarang masyarakat saat ini telah sadar akan pentingnya protkol kesehatan jumlah pelanggar pun menurun, dan satpol PP Kota Semarang memberikan reward bingkisan kepada masyarakat yang mentaati aturan wajib 3M tersebut.

Fajar Purwoko, Kepala Dinas SatpolPP Kota Semarang menjelaskan bahwa Penerapan sosialisasi Wajib 3M di kota Semarang saat ini telah berjalan dengan baik.

Yustisi yang digelar bersama Satpol PP kota Semarang dan SatpolPP Propinsi Jateng sangat efektif untuk menyadarkan masyarakat pentingnya protokol kesehatan wajib 3M. Dengan rutinnya digelar yustisi ini angka pelanggar menurun secara signifikan, dan saat ini kita memberikan reward kepada mereka yang mematuhi protokol kesehatan.

“Saat ini kita lakukan sosialisasi 3M sekaligus memberikan hadiah kepada masyarakat di Kota Semarang yang mematuhi protokol kesehatan saat beraktifitas diluar. Sejak bulan Maret kami selalu melakukan hukuman terhadap para pelanggar diantaranya pushup, menyapu jalanan hingga pemakaman,” ungkapnya.

Lanjutnya, saat ini kesadaran masyarakat di kota Semarang sudah meningkat dan lebih mematuhi wajib 3M menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Pelanggar pun menurun dari jumlah 150 orang pelanggar pada bulan juli, agustus hingga september, saat ini hanya 30 orang saja yang lalai.

“Para pelanggar langsung kita lakukan rapid test dan swab mendapatkan hasil yang baik tidak ada yang reaktif atau positif covid19,” ujar Fajar.

Kota Semarang, lanjutnya, masih tergolong zona Orange bulan ini, dengan aktif melakukan yustisi dan sosialisasi wajib 3M, pada bulan November ini ditargetkan bisa turun menjadi zona kuning.

Bahkan target bulan Desember bisa menjadi zona Hijau, karena dimulai dari Gubernur, Walikota dan Bupati ikut terjun secara langsung mensosialisasikan wajib 3M. “Diharapkan kota Semarang juga dapat turun angka penyebarannya,” terang Fajar saat ikut yustisi dan mensosialisasi Wajib 3M di jalan Pahlawan Semarang.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat Kota semarang saat ini sudah 90 persen sangat taat dengan protokol kesehatan dan wajib 3M. (Ak/El)