Home Ekbis Yuk Tertib Bayar Pajak Biar Bisa Ikut Undian Berhadiah Mobil

Yuk Tertib Bayar Pajak Biar Bisa Ikut Undian Berhadiah Mobil

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

Semarang, 1/10 (BeritaJateng.net) – Hingga akhir September 2015, Perolehan pajak hiburan dan pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) masih jauh dari target pencapaian Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Semarang.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pajak Daerah (DPKAD) Kota Semarang Agus Wuryanto kepada BeritaJateng.net disela-sela acara pengundian hadiah pajak di Balaikota Semarang, Rabu (30/9).

Menurut Agus, dari hasil perolehan pajak yang dilakukan, hanya terdapat dua mata pajak yang hingga kini “terseok-seok” atau mengalami kendala, yakni Pajak Hiburan dan Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Ada beberapa faktor merosotnya pajak hiburan saat ini, seperti Pembekuan PSSI yang berdampak pada kompetisi sepak bola dalam negeri hingga banyaknya event hiburan yang tak menarik karcis bagi pengunjungnya,” aku Agus.

Sementara, lanjutnya, untuk merosotnya pajak BPHTB akibat dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar sehingga berdampak pada iklim property. “Namun demikian, disisa tiga bulan ini, DPKAD optimis mampu meraih capaian tertinggi dalam perolehan pajak, seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang sudah mencapai Rp. 195 miliar dari target Rp. 215 miliar dan akan terus kami lakukan penagihan,” terangnya.

DPKAD Kota Semarang, tambahnya, hingga akhir Agustus lalu mampu meraih target perolehan pajak dari wajib pajak melebihi target yang ditetapkan ssnilai 75 persen, beberapa diantaranya sudah mencapai 100 ersen seperti pajak parkir, sedangkan lainnya mulai 80-90 ersen perolehan pajak yang telah ditarik Pemkot Semarang.

Agus Wuryanto menghimbau kepada para wajib pajak yang membayar diluar batas 31 Agustus maka akan dikenakan sangsi berupa denda dua persen perbulan, sedangkan bagi wajib pajak yang tertib akan diikutkan dalam undian berhadiah.

“Seperti tahun 2015 ini undian diberikan kepada wajib pajak yang beruntung yakni sebuah mobil dan tiga kendaraan bermotor serta puluhan barang elektronik lainnya. Upaya ini ditempuh Pemkot untuk menumbuhkan rasa sadar sebagai wajib pajak yang taat membayar sebelum batas ketentuan,” paparnya. (Bj05)