Home Hiburan Yuk Jajal Bus Semarjawi Keliling Kawasan Kota Lama

Yuk Jajal Bus Semarjawi Keliling Kawasan Kota Lama

493
Anak-anak bergembira menaiki Bus Semarjawi
Anak-anak bergembira menaiki Bus Semarjawi

Semarang, 27/4 (BeritaJateng.net) – Namanya juga anak-anak, selalu ceria dimanapun tempatnya. Tidak hanya saat bermain, saat bersekolah ataupun melakukan kegiatan lain, wajah mereka selalu gembira.

Suasana itu pula yang terlihat ketika puluhan anak-anak TK Taman Belia Candi berkesempatan menjajal bus Semar Jawi (Semarang Jelajah Wisata) di kawasan Kota Lama, Senin (27/4). Wajah-wajah lugu tapi ceria dan selalu tertawa riang, menghias bus didominasi warna merah ini.

“Ayo bunda, aku sudah naik. Aku mau ke atas ya,” ujar Athier (5), seorang siswa bergegas naik bus.

Tak lama, ia sudah duduk di dek atas bus berlantai dua ini. Sang pembimbingpun nampak dengan sabar meladeni tingkah bocah yang terlihat antusias menaiki bus wisata ini, begitupun dengan rekan-rekannya yang lain.

Begitupun saat bus sudah berjalan menyusur satu demi satu bangunan di Kota Lama. Tak henti ia berceloteh dengan teman di sampingnya, seolah sudah sering berkunjung ke Kota Lama.

Kepala Sekolah Taman Candi Belia Citra Pratiwi menjelaskan kegiatan out bond ini sebagai sebenarnya merupakan bentuk perayaan Hari Kartini yang jatuh tiap 21 April. Menurutnya, perayaan Kartini tidak melulu harus dilakukan di dalam kelas ataupun dengan pakaian adat.

“Kami merayakannya bersama anak-anak dengan cara yang berbeda, kami ajak mereka berwisata menggunakan bus Semar Jawi dan ternyata mereka sangat menyukainya karena tidak ada bus serupa ini di Semarang,” terangnya.

Dijelaskan, secara berkala pihaknya memang mengagendakan kegiatan out bond seperti ini. Di antaranya belajar membuat pizza di Hotel Dafam beberapa waktu lalu, berkunjung ke Pagoda Avalokitesvara ataupun ke Museum Ranggawarsita.

Kegiatan ini disesuaikan dengan tema yang ingin disampaikan para pengasuh. Seperti halnya kunjungan ke pagoda dimaksudkan agar anak-anak memahami bahwa ada lima agama yang diakui di negara ini, jadi perbedaan agama bukanlah sebuah halangan untuk berteman.

“Kami juga ajak anak-anak bercocok tanam serta mengenal lebih dekat dengan cacing yang ternyata berfungsi dalam kesuburan tanah ataupun belajar biogas dan composting,” tukasnya.

Pengelola bus Semar Jawi Cindy Citya Dima menambahkan jika bus ini tidak hanya dikhususkan untuk keperluan berwisataa warga. Bahkan saat ini pihaknya sedang getol mengajak beberapa siswa untuk menjajalnya.

“Jadi kami menawarkan paket edu wisata, selain berekreasi pengunjung juga dapat menikmati dan belajar mengenai sejarah Kota Lama dan Semarang di masa kolonial,” imbuhnya. (Bj05)