Home Headline Wuiih.. Semarang Bakal Miliki Lapangan Futsal Bertaraf Internasional

Wuiih.. Semarang Bakal Miliki Lapangan Futsal Bertaraf Internasional

91
0
Walikota Semarang Hendrar Prihadi saat menggiring bola di lapangan Citarum

Semarang, 13/2 (BeritaJateng.net) – Semarang akan segera memiliki lapangan futsal bertaraf internasional yang akan dibangun di komplek GOR Mangunggal Jati Penggaron. Untuk mewujudkan pembangunan lapangan tersebut, pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp. 4 miliar.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Semarang Gurun Risyatmoko mengatakan, saat ini Detail Engenering Detail (DED) sudah diselesaikan, dan akan segera dilakukan lelang. Setelah lelang, akan dilanjutkan untuk pembangunan fisik yang rencanya akan selesai dibangun diakhir tahun. ”Kita targetnya bulan November atau Desember sudah bisa digunakan,” ujarnya.

Lapangan futsal tersebut nantinya tidak hanya digunakan untuk event-event Nasional maupun Internasional namun, juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Lapangan itu nanti akan dilengkapi berbagai fasilitas yang memadai mulai dari foodcord, tribun dengan kapasitasi 500 penonton dan saran lain.

“Nanti lapangannya bisa dirubah. Kalau untuk internasional dan event Nasional hanya satu lapangan tetapi kalau untuk lokal, bisa dirubah menjadi dua lapangan,” jelasnya.

Dikatakannya, pembangunan lapangan futsal tersebut untuk meningkatkan olah raga khususnya futsal di Kota Semarang. Selain pembangunan lapangan futsal lanjutnya, pihaknya juga mendorong agar setiap kecamatan juga memiliki fasilitas atau sarana olah raga yang memadai.

Oleh karena pihaknya meminta kepada camat-camat untuk mengusulkan sarana olahraga di wilayahnya melalui musrenbang atau langsung mengajukan ke Walikota. “Pak Wali sudah menyampaikan sangat mendukung adanya sarana olahraga di tingkat kecamatan,” katanya.

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengaku, pembinaan olahraga di Kota Semarang harus terus ditingkatkan. Kota Semarang sebagai salah satu Kota pencetak atlet-atlet berskala nasional dan internasional harus memiliki sarana olah raga yang memadai.

Dia juga mendukung, adanya pusat olah raga di tingkat kecamatan. Bahkan, DPRD saat ini menginisiasi Raperda Keolahragaan untuk mengembangkan olahraga di tengah masyarakat. “Langkah ini dilakukan agar pembinaan olahraga baik olahraga prestasi maupun rekretatif bisa berkembang,” katanya.

Dia mengaku, dengan adanya sport center di setiap kecamatan maka pembinaan olahraga di Kota Semarang akan semakin baik. Sarana dan prasarana yang selama ini menjadi kendala bisa teratasi. (El)