Home Lintas Jateng Wuihhh…Boyolali Terbaik Bidang Ketahanan Pangan di Jateng

Wuihhh…Boyolali Terbaik Bidang Ketahanan Pangan di Jateng

images(40)

Boyolali, 18/11 (Beritajateng.net) – Kabupaten Boyolali terpilih sebagai yang terbaik dalam bidang ketahanan pangan tingkat Provinsi Jawa Tengah, sehingga berhak mendapatkan penghargaan Adikarya Pangan Nusantara.

Acara penerimaan penghargaan Adikarya Pangan Nusantara dalam bidang ketahanan pangan tersebut dijadwalkan diserahkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada Bupati Boyolali Seno Samodro, di Kabupaten Grobogan, Selasa (18/11).

Menurut Kepala Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian (BKPPP) Kabupaten Boyolali, Juwaris, Selasa, daerahnya berhasil menempati peringkat pertama Adi Karya Pangan Nusantara 2014, karena daerah ini mampu dan memiliki komitmen terkait kebijakan serta segala kegiatan ketahanan pangan.

Juawaris menjelaskan, komitmen Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam ketahanan pangan tersebut di antaranya, kebijakan Bupati Seno Samodro untuk mempertahankan lahan pertanian berkelanjutan. Di mana lahan pertanian irigasi teknis tidak boleh dialihfungsikan untuk kepentingan sektor lain, dan pembebasan pajak bagi pemilik lahan pertanian yang luasnya di bawah 5.000 meter persegi.

Pada bidang pemasaran dan distribusi pangan lokal, kata Juwaris, ke depan ada semacam kewajiban pasar modern untuk menampung produk pangan lokal yang saat ini sedang dirintis oleh Dinas Perindustrian dan perdaganagan (Disperindag) Kabupaten Boyolali.

Selain itu, kata Juwaris, di bidang pengawasan makanan yang beredar Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui Dinas Kesehatan melakukan pengawasan cukup ketat terhadap makanan olahan mulai dari produksi hingga pemasarannya.

“Langkah ini dimaksudkan agar makanan yang beredar dan dikonsumsi masyarakat benar-benar sehat dan tidak mengandung zat yang membahayakan bagi kesehatan masyarakat,” kata Juwaris.

Juwaris mengatakan bahwa Boyolali meraih peringkat pertama bidang ketahanan pangan tingkat Jateng, sehingga wilayah yang sering dijuluki “Kota Susu” itu, berhak mewakili untuk tingkat nasional.

Pada penilaian tingkat Nasional bidang ketahanan pangan tersebut, kata dia, akan diikuti sebanyak 34 Provinsi di Indonesia.

Menurut Bupati Seno Samodro, pihaknya terus komitmen di bidang ketahanan pangan, sehingga diharapkan Kabupaten Boyolali berhasil mendapatkan peringkat I Tingkat Nasional.(ant/pj)