Home News Update Widadi : Jika Tunjangan Profesi Guru Dihapus Guru Makin Tersiksa

Widadi : Jika Tunjangan Profesi Guru Dihapus Guru Makin Tersiksa

IMG_20151006_142246

Semarang, 6/10 (BeritaJateng.net) – Rencana penghapusan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dinilai kurang pas. Hal ini diungkapkan Ketua PGRI Jawa Tengah, Widadi yang secara tegas menolak rencana Pemerintah menghapus TPG.

Widadi menjelaskan jika Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) PNS tidak pas. TPG bisa dihapus berdasarkan UU ASN jika UU Guru dan Dosen dihapus .

“Jika menghapus TPG berdasarkan ASN, berarti ada dua Undang-Undang,” jelasnya, Selasa (6/10).

Sementara itu, Pengamat Pendidikan Jawa Tengah, Sudharto menambahkan pemberian tunjangan profesi sudah diatur di dalam Undang-undang Guru dan Dosen.

“UU ASN itu bersifat umum, sedangkan UU Guru dan Dosen bersifat khusus,” terangnya.

Dengan keberadaan TPG yang diterima selama ini peningkatan kompetensi guru meningkat. Jangan disamakan dengan guru-guru lainnya. Peningkatan profesionalitas guru memerlukan proses, tidak bisa dicapai secara instan.

“Kondisi TPG dihapus secara psikis guru akan tersiksa dan tidak bisa mengajar dengan benar,” pungkasnya. (BJT01)