Home Hiburan Wayang Potehi, Daya Tarik Pengunjung Pasar Imlek Semawis

Wayang Potehi, Daya Tarik Pengunjung Pasar Imlek Semawis

Semarang, 7/2 (BeritaJateng.net) – Pertunjukan Wayang Potehi, wayang asli Tionghoa ini tetap menjadi daya tarik pengunjung di Pasar Imlek Semawis Semarang.

Wayang yang dimainkan di atas panggung dengan ukuran kurang 3 x 3 meter persegi ini, dengan menampilkan beberapa boneka didalamnya, sementara seorang dalang tidak tampak itu menarik para pengujung yang hadir.

Wayang Potehi ini memerankan cerita-cerita yang menarik seperti cerita Kera Sakti, Siluman Ular, Siluman Hijau, Putih, Vanseyuk (Pendekar Tiongkok) dan lainnya ini dimainkan dengan duarasi kurang lebih dua jam.

Thiohalie, seorang dalang wayang Potehi mengatakan, Wayang Potehi ini sudah ada sejak ratusan tahun, yang awalnya ada salah satu warga Tiongkok merantau ke tanah Jawa yakni ke Hudo (Jombang Jawa Timur) dengan mambawa boneka.

“Dari situlah, wayang potehi muncul di tanah Jawa hingga ke Jawa Tengah (Semarang),” ujarnya usai mementaskan Wayang Potehi.

IMG_20160207_16944

Dikatakannya Wayang Potehi ini, karena wayang ini berasal dari kata Po (Kain) Te (Kantong) Hi (Boneka). “Sehingga wayang ini dinamakan Wayang Potehi atau Wayang Kantong dari istilah Tionghoa,” terangnya.

Sementara dari berbagai ceritanya, Wayang Potehi ini memberikan nilai-nilai kebaikan yang berdampak terhadap kepribadian diri dan tanggung jawab. Hal ini jelas karena dari ceritanya sendiri wayang ini diambil dari legenda para pahlawan yang berjuang demi melawan para penjahat.

“Sehingga dari pementasan ini banyak nilai-nilai kepribadian dan rasa tanggung jawab yang bisa diambil. Selain itu pula, wayang ini juga tidak ada unsur politik maupun agama,” jelasnya.

Setiap pertunjukan Wayang Potehi ini melibatkan seorang dalang yang menambahkan pementasan wayang dan melibatkan lima personil lain, diantaranya yakni dalang, wakil dalang, pemain simba, pemain gembreng dan pemain tabuh.

Salah satu penonton Khoirudin, mengaku sangat suka melihat pementasan Wayang Potehi ini. Menurutnya selain menceritakan cerita-cerita legenda para pahlawan Tiongkok, cara permainannya pun sangat unik yakni dengan boneka kantong yang sangat kecil memerankan beberapa tokoh.

“Maka dari itu, pementasan wayang ini sangat bagus, terlebih pementasan ini dinikmati dan ditonton bersama-sama gratis,” bebernya.(BJ06)