Home Ekbis Wawalikota Semarang Terima Penghargaan Satyalancana Pembangunan Koperasi dan UMKM

Wawalikota Semarang Terima Penghargaan Satyalancana Pembangunan Koperasi dan UMKM

383
Wakil walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima penghargaan Satyalancana Presiden RI pembangunan bidang Koperasi dan UMKM.

Semarang, 12/7 (BeritaJateng.net) – Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima penghargaan Satyalancana Pembangunan Bidang Koperasi dan UKM dari Presiden RI Joko Widodo, Jumat (12/7).

Perempuan yang akrab disapa Mbak Ita ini berhasil menyabet penghargaan, karena dinilai terus membantu dan mendukung Wali kota Semarang Hendrar Prihadi, dalam upaya mentransformasi Kota Semarang menjadi kota yang semakin maju dan mengalami banyak perubahan ke arah yang positif, salah satunya perkembangan di bidang Koperasi dan UMKM.

“Puji syukur Alhamdulillah, tanda kehormatan atau Satyalancana di bidang Koperasi dan UKM berhasil diraih, ini merupakan hasil kerja dan dedikasi kepada masyakat dalam memajukan sektor koperasi dan UKM khususnya di Kota Semarang. Saya yakin dengan konsep bergerak bersama, dapat memajukan Kota Semarang menjadi lebih hebat lagi,” kata Ita.

Dalam kurun waktu kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Semarang, Hendi-Ita, perkembangan Koperasi dana UMKM di Kota Semarang menunjukkan tren yang sangat positif dan membanggakan dari segi kualitas.

Hal ini terlihat dari data yang ada, dimana hingga akhir Desember 2018, 88,41% atau 618 nya adalah koperasi yang aktif dari total 699 koperasi yang ada. Secara detail, jumlah anggota sebanyak 160.759 orang, dengan volume usaha Rp.1,253 Triliun.

Sementara untuk UMKM, tercatat jumlah sebaran tenaga kerja sebesar 2.876 orang dengan jumlah total UMKM sampai dengan Desember 2018 sebanyak 14.893 UMKM berizin IUMK. Jumlah ini mampu menyerap tenaga kerja sejumlah 25.719 orang, dengan omset Rp.1,435 Triliun.

Sebagai pendukung pemberdayaan UMKM, Pemerintah kota Semarang melalui KREDIT WIBAWA (Wira Usaha Bangkit Jadi Jawara) juga menyalurkan kredit tanpa agunan bagi Pelaku Usaha Mikro dan Koperasi dengan bunga 2% per tahun.

Tercatat penyaluran kredit wibawa telah mencapai 7,825 M rupiah. Ke depan, Kota Semarang akan terus berupaya mengembangkan koperasi dan UMKM baik secara kualitas maupun kuantitas.

“Harapannya, akan terus lahir koperasi dan UMKM yang tangguh, kuat, sehat dan mandiri melalui berbagai program dan kebijakan yang berpihak pada Koperasi dan UMKM di Kota Semarang,” jelas Ita.

Tak hanya Wakil Walikota Semarang Hevearita G. Rahayu yang menerima penghargaan Bidang Koperasi dan UMKM. Total ada tiga penghargaan bidang koperasi dan UMKM yang berhasil disabet oleh Kota Semarang.

Ketiganya adalah penghargaan bagi Wakil Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang akrab disapa mbak Ita sebagai penerima penghargaan Satyalancana Pembangunan Bidang Koperasi dan UKM dari Presiden RI, Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Bondho Ben Tumoto Gunungpati sebagai penerima penghargaan Koperasi Berprestasi Tingkat Nasional dari Menteri Koperasi dan UKM RI serta Muchamad Iqbal Najib (Ketua Koperasi Mahasiswa Walisongo) sebagai penerima penghargaan bakti koperasi dan UKM dari Menteri Koperasi dan UKM RI.

Penghargaan diserahkan pada puncak Peringatan Hari Koperasi ke-72 Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Kabupaten Banyumas, Jumat (12/7). (El)