Home Lintas Jateng Waspadai Hujan Lebat di Jateng Selatan

Waspadai Hujan Lebat di Jateng Selatan

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

Cilacap, 12/1 (BeritaJateng.net) – Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga di wilayah Jawa Tengah bagian selatan untuk mewaspadai hujan lebat yang berpotensi terjadi pada dasarian kedua dan ketiga bulan Januari.

“Intensitas hujan pada dasarian (jangka waktu yang lamanya sepuluh hari berturut-turut, red.) kedua dan ketiga bulan Januari diprakirakan akan meningkat sehingga berpotensi terjadi hujan lebat hingga ekstrem,” kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Senin.

Menurut dia, peningkatan intensitas hujan pada dasarian kedua dan ketiga bulan Januari tersebut disebabkan hilangnya pengaruh daerah pusat tekanan rendah di daratan Australia bagian barat dan Samudra Hindia barat daya Sumatra.

Selain itu, kata dia, pengaruh pumpunan angin yang memanjang dari Samudra Hindia barat daya Sumatra menuju daerah pusat tekanan rendah di daratan Australia bagian barat pun telah menghilang.

Ia mengatakan bahwa munculnya dua daerah pusat tekanan rendah dan pumpunan angin tersebut telah berdampak pada penurunan intensitas hujan di wilayah Jateng selatan.

“Bahkan, selama dasarian pertama Januari, di Cilacap hanya tercatat dua hari hujan dengan curah yang sangat kecil,” katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa jumlah rata-rata curah hujan pada bulan Januari di Cilacap berkisar 300–400 milimeter.

Oleh karena curah hujan pada dasarian pertama bulan Januari sangat kecil, dia memrakirakan curah hujan pada dasarian kedua dan ketiga akan meningkat.

“Kami mengimbau warga Jateng selatan, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana longsor dan banjir, untuk selalu waspada saat terjadi hujan lebat. Selain itu, angin puting beliung (langkisau, red.) juga masih berpotensi terjadi pada bulan Januari,” katanya. (ant/BJ)