Home Advertorial Waspada Dengan Hipertensi, Obati Sejak Dini

Waspada Dengan Hipertensi, Obati Sejak Dini

525
0

darah tinggi

Hipertensi sering kali diartikan sebagai tekanan darah tinggi. Namun, ternyata hipertensi tidak sesederhana itu.

“Hipertensi tidak hanya sekadar peningkatan tekanan darah, tetapi juga berarti obesitas, penurunan kelenturan arteri, disfungsi endotel, abnormalitas metabolisme glukosa, disfungsi hormon saraf, dan perubahan fungsi ginjal,” ujar Bunda Nur Halimah, pakar herbalis Indonesia.

Selain itu, lanjut dia, hipertensi juga dapat berarti perubahan mekanisme pembekuan darah, abnormalitas metabolisme insulin, disfungsi, dan penebalan dinding ruang jantung, aterogenesis (penumpukan plak di pembuluh darah), dan abnormalitas metabolisme lemak.

Karena itu, beliau menekankan, hipertensi jelas merupakan kondisi yang sangat besar risikonya. Sayangnya, masih banyak orang dengan hipertensi yang masih belum mengetahui dirinya mengalami kondisi tersebut sehingga belum menerima pengobatan yang benar.

Ciri umum dari seseorang yang memiliki tekanan darah tinggi adalah :
• Kepala di bagian belakang sering terasa sakit ketika bangun tidur.
• Sering lupa dan terkadang sulit konsentrasi
• Mudah marah dan perasaan sensitif
• Terkadang susah tidur
• Tubuh cepat merasa lelah dan letih
• Terkadang mengalami kesulitan dalam buang air besar
• Mimisan
• Sering merasa gelisah
• Pandangan mata menjadi kabur
• Rasa mual ingin muntah

Ketika hipertensi belum terjadi sebaiknya kita berhati-hati. Penyakit ini mudah menyerang pada orang yang mempunyai penyakit komplikasi lainya yang memudahkan penyakit mudah masuk di tambah lagi dapat mepersulit ruang kerja kesehatan kita.

Berikut ini ada beberapa tips atau cara dalam mengatasi hipertensi sebagai suatu langkah pencegahan, diantaranya :

1. Olah raga
2. Kelola stress dengan baik
3. Menurunkan berat badan
4. Kurangi mengkonsumsi garam secara berlebihan.
5. Banyaklah mengkonsumsi sayuran hijau dan buah-buahan
6. Berhati-hatilah dalam mengkonsumsi alkhol dan merokok.
7. Ubahlah pola hidup yang tidak sehat.
8. Herbal

Pengobatan Hipertensi Secara Herbal

Pengobatan hipertensi secara herbal merupakan pilihan yang sangat tepat untuk pengobatan penyakit ini. Ada banyak sekali kebaikan pengobatan secara herbal dibandingkan dengan cara yang menggunakan obat kimia.

Jika pada penggunaan obat kimia ada efek samping yang bisa saja terjadi dan juga adanya efek ketergantungan setelahnya, pada pengobatan hipertensi secara herbal kemungkinan adanya efek samping sangat kecil bahkan tidak ada sama sekali dan juga tidak akan menimbulkan ketergantungan setelahnya.

Jika tekanan darah tinggi telah kembali normal pada kisaran 120/80mmHg maka yang perlu Anda lakukan cukup menjaga pola makan dan juga menghindari pemicu darah tinggi maka penyakit yang jika dibiarkan bisa menyebabkan stroke ini tidak akan muncul lagi.

Seseorang yang menderita penyakit hipertensi perlu meminum ramuan hipertensi yang tepat. Hal ini penting sekali bagi sang pasien supaya mereka bisa cepat sembuh dari hipertensi yang dideritanya. Lalu bagaiman langkah yang tepat untuk mengobati hipertensi?

Untunglah kini banyak sekali inovasi obat herbal yang bisa anda gunakan sebagai ramuan hipertensi, disamping itu, obat herbal ini juga baik untuk digunakan bagi segala usia, baik itu anak-anak, remaja maupun orang dewasa sekalipun.

Pakar herbalis Indonesia kita ini Bunda Halimah menggunakan 88 macam rempah-rempah untuk mengatasi penyakit hipertensi, beberapa diantaranya adalah:

1. Daun Salam (Syzigium polyanthum), kandungan yang terdapat dalam daun salam antara lain: kalori, karbohidrat, serat, mineral dan vitamin A, B-6, B-9,C. Khasiat : menurunkan koesterol dan tekanan darah tinggi, menurunkan kadar gula darah tinggi.
2. Rumput Laut (Laminaria japonica) berkhasiat menormalkan tekanan darah, menurunkan kolesterol tinggi, mencegah aterosklerosis.
3. Mengkudu (Morinda citrifolia L.), tekanan darah tinggi bisa diatasi dengan ramuan buah mengkudu. Caranya, sediakan 2 buah mengkudu yang telah masak di pohon dan 1 sendok makan madu. Buah mengkudu diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu. Ramuan ini diminum dua hari sekali.
4. Temu Hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.) Temu ireng atau Temu Hitam ( Curcuma aeruginosa ) merupakan jenis tanaman semak tahunan, berbatang semu, tinggi 2 m, berwarna hijau atau cokelat.Temu ireng sejenis tumbuhanan yang rimpangnya dimanfaatkan sebagai campuran obat/jamu. Adanya kandungan bahan kimia yang ada pada tanaman ini menjadikannya sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia, Efek : melancarkan sirkulasi dan mencairkan gumpalan darah, menetralkan racun dalam tubuh.
5. Rosella (Hibiscus sabdariffa) sebenarnya, seluruh bagian tanaman ini memiliki manfaatnya tersendiri mulai dari kelopak bunga, buah, sampai daunnya. Selain bisa dimanfaatkan untuk membuat teh, puding, salad, dan sirup dengan rasa yang menyegarkan, bunga Rosella juga sangat ampuh untuk mengobati berbagai jenis penyakit seperti kanker dan hipertensi.
6. Daun sirsak telah dikenal sebagai ramuan herbal yang mampu mencegah perkembangan sel kanker. Di samping itu, daun dengan permukaan halus itu juga memiliki manfaat melancarkan peredaran darah dan mengobati darah tinggi atau hipertensi. Terlebih, kandungan alami yang ada pada daunnya berupa kalium atau potasium berperan mengatur tekanan darah. Untuk mengobatan hipertensi, rebusan daun sirsak diminum dua atau tiga kali sehari. Sementara untuk kesehatan bisa dikonsumsi setidaknya seminggu dua atau tiga kali. (*)

Jadwal Praktek:

Klinik buka hari Senin – Minggu mulai pukul 08.00 – 17.00 (hari Jum’at libur)
di Ruko Majapahit Plaza 324 Pedurungan Semarang
(Depan Pintu Masuk RSJ Aminogondohutomo)

Talk Show :
Live TVRI setiap hari Sabtu pukul 17.00 WIB.