Home Lintas Jateng Wartawan Magelang Tebar Puluhan Ribu Benih Ikan

Wartawan Magelang Tebar Puluhan Ribu Benih Ikan

Ilustrasi

benih ikan

Magelang, 11/2 (BeritaJateng.net) – Wartawan Magelang bekerja sama dengan Pemkab Magelang, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak, Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro, dan Paguyuban Operator Arung Jeram Magelang menebar puluhan ribu benih ikan di Sungai Elo Magelang, Rabu.

Ketua Jagad Suaka yang juga wartawan Suara Merdeka, Habib Shaleh mengatakan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional 2015 ini menebar sekitar 97 ribu benih ikan, terdiri atas ikan tawes 80.000 ekor, nila 8.000 ekor, nilem 3.000 ekor, mas merah 3.000 ekor, dan ikan beong 3.000 ekor.

Selain di Sungai Elo, katanya benih ikan juga ditebarkan di aliran Sungai Bebeng, Krasak, Lamat Hulu, Lamat Bawah, dan Sungai Blongkeng.

“Kegiatan tebar benih ikan ini dipusatkan di Sungai Elo dilakukan di tiga titik dengan menaiki perahu karet. Menyusuri sungai dengan arung jeram sambil menebar benih ikan,” katanya.

Ia menuturkan hal menarik dalam kegiatan ini adalah menebar benih ikan beong yang selama ini belum pernah dibudidayakan, tetapi berhasil dipijahkan oleh Balai Benih Ikan Sawangan Magelang dan hasilnya ditebar di sungai.

Ikan beong merupakan jenis ikan lokal Magelang yang selama ini belum dibudidayakan. Ikan beong menjadi menu andalan masakan di sejumlah warung makan di Magelang.

“Selama ini sebagian ikan beong dipasok dari Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, bahkan terkadang ikan patin dikatakan ikan beong, karena populasi beong di sungai sangat terbatas sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan warung makan di Magelang,” katanya.

Ia mengatakan kegiatan ini merupakan momentum yang istimewa dapat melakukan kegiatan konservasi sungai dengan menebar benih ikan. Dahulu orang mencari lauk tinggal menangkap ikan di sungai, namun sekarang sungai itu isinya sampah.

Bupati Magelang Zaenal Arifin yang ikut menebar benih ikan dengan naik perahu karet mengapresiasi kegiatan peringatan Hari Pers Nasional dengan melakukan konservasi sungai.

Ia mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga ekosistem sungai supaya ke depan dapat dimanfaatkan anak cucu.

“Jangan sampai menangkap ikan menggunakan bahan kimia atau disetrum agar ekosistem sungai tetap terjaga,” katanya. (ant/BJ)