Home Lintas Jateng Warga Lereng Merapi Sepakat Bagi Dana PSKS

Warga Lereng Merapi Sepakat Bagi Dana PSKS

Magelang, 1/12 (BeritaJateng.Net) – Warga di beberapa desa di lereng Gunung Merapi Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, penerima dana program simpanan keluarga sejahtera (PSKS) rela berbagi dengan warga lain yang tidak menerima dana tersebut demi keadilan.

Kepala Dusun Bandung, Desa Paten, Kecamatan Dukun, Manthuk di Magelang, Senin, mengatakan pemerintah menggunakan data lama penerima bantuan langsung tunai (BLT) untuk menyalurkan dana PSKS.

Ia menyebutkan jumlah warga miskin di Dusun Bandung sebanyak 90 keluarga, namun yang menerima PSKS hanya 45 keluarga.

“Data warga miskin tidak tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan,” katanya.

Kepala Desa Paten Sutarno saat dikonfirmasi membantah para kepala dusun melakukan pemotongan dana PSKS. Para kepala dusun meminta kesediaan penerima PSKS untuk berbagi dengan warga miskin di lingkungannya. Solusi ini berdasar kesepakatan bersama, tidak ada paksaan.

Namun, tidak semua warga ikhlas membagi dana PSKS Rp400 ribu yang diterimanya, salah satunya Sutirah (58) warga Desa Paten. Dia mengaku keberatan berbagi namun karena takut dikucilkan masyarakat dia tidak bisa menolak kesepakatan warga tersebut.

Kepala Desa Sengi Kecamatan Dukun Nur Ikhsan membenarkan jika ada kesepakatan bersama di antara masyarakat untuk memotong sebagian dana PSKS tersebut.

Ia mengungkapkan di Desa Sengi ada 400 keluarga yang masuk kategori miskin, namun yang menerima dana PSKS hanya 329 keluarga. Akibatnya muncul gejolak sosial di tengah masyarakat.

“Dana PSKS tidak tepat sasaran sehingga sesuai hati nurani masing-masing penerima PSKS memberikan seikhlasnya kepada warga yang lebih miskin dan lebih membutuhkan. Ini bentuknya dana sumbangan atas inisiatif warga sendiri,” kata Nur Ikhsan.

Anggota DPRD asal Kecamatan Dukun Sri Haryati mengaku menerima banyak sekali keluhan atas penyaluran dana PSKS tersebut. Ia menyarankan agar penyalurkan dana PSKS ditunda dulu dan dilakukan perbaikan data. (ant/pri)