Warga Kristiani Sumbang Korban Gempa Pidie Aceh

Ketua Panitia Natal BKSAG TNI/Polri Kabupaten Purbalingga tahun 2016, Drs Samuel B Inuhan (kanan) menyerahkan bantuan kepada Ketua BKSAG, Frantinus Tri Trisnadi. Selanjutnay bantuan itu akan diserahkan kepada korban bencana gempa di Pidie Jaya, Aceh.

Purbalingga, 30/12 (BeritaJateng.net) – Warga Kristiani se-Kabupaten Purbalingga berbagi kasih dengan memberikan sumbangan kepada korban gempa  di Pidie Jaya, Aceh. Dari hasil persembahan warga Kristiani yang hadir pada perayaan Natal Bersama Badan Kerjasama Antar Gereja (BKSAG) TNI/Polri se Kabupaten Purbalingga, yang digelar di Pendopo Dipokusumo, Rabu malam (28/12), terkumpul dana Rp 5.726.000,-.

“Janganlah dilihat dari nilai bantuan yang kami berikan,namun ini kepedulian warga Kristiani Purbalingga kepada sesama yang sedang dirundung duka. Semoga sumbangan ini bermanfaat, seperti yang pernah kami berikan di tahun-tahun sebelumnya kepada mereka yang membutuhkan,”  ujar Ketua Panitia Natal bersama BKSAG- TNI/Polri, Drs Samuel B Inuhan ketika menyerahkan sumbangan kepada Ketua BKSAG, Frantinus Tri Trisnadi, S.Pd di sela-sela perayaan natal malam itu.

Selanjutnya, bantuan itu akan diserahkan kepada yang membutuhkan di Pidie Jaya, Aceh. Perayaan Natal BKSAG-TNI Polri tahun 2016 ini bertema “Hari ini telah lahir bagimu Juru Selamat, yaitu Kristus, Tuhan, di Kota Daud   (Lukas 2: 11)”.

Dalam perayaan ini, hadir Bupati Purbalingga, Tasdi, SH MM  dan pimpinan serta warga Kristiani dari berbagai gereja di Purbalingga. Bertindak sebagai pembawa renungan natal, Romo Caecilius Agung Pratjayanto selaku Romo Paroki Gereja Katolik Santo Agustinus Purbalingga.

Ikut memeriahkan perayaan natal, aneka tari dari anak-anak TK Santa Maria, paduan suara GKJ Purbalingga, vocal group GKJ Penaruban, paduan suara gabungan berbagai gereja, keroncong remaja GKJ Purbalingga, dan penampilan group band Jibles Purbalingga.

Bupati Purbalingga Tasdi dalam kesempatan itu mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada seluruh warga Kristiani, yang telah menjaga kedamaian dan ikut berperan serta dalam pembangunan di Purbalingga. Salah satu wujud terima kasih itu, bupati Tasdi  beserta rombongan pada hari Minggu (25/12) mengadakan safari natal.

“Mengingat keterbatasan waktu dan tenaga, hanya 13 gereja yang kami sambangi. Kami bertemu dengan Romo, pendeta, pengurus gereja, dan jemaat. Kegiatan safarI natal yang baru pertama kali ini, akan kami budayakan setiap tahun. Pada perayaan Natal tahun depan, akan kami buat dua tim, sehingga semua gereja dari yang ada di kota hingga pelosok dapat kami datangi satu persatu,” ujar Tasdi yang disambut tepuk tangan hadirin.

Tasdi juga mengajak kepada warga Kristiani, untuk ikut mengentaskan berbagai permasalahan yang dihadapi di Purbalingga. Diantaranya, masih adanya 27 ribu lebih Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), angka kemiskinan sebesar 19,75 persen,  pengangguran sebesar 4,6 persen, korupsi dan pungli (pungutan liar).

“Kami berharap, umat Kristiani di Purbalingga bisa berpartisipasi mengatasi hal ini,” harap Bupati Tasdi.

Bupati Tasdi juga menekankan, agar umat Kristiani di Purbaingga tetap menjaga kedamaian dan persatuan dengan sesama manusia, di tengah kebhinekaan.

“Tetaplah perkokoh rasa toleransi, perdamaian, dan persatuan. Tidak boleh nilai- nilai kebhinekaan yang sudah terjaga selama ini, terancam oleh sekelompok yang mengatasnamakan agama,” pesan Tasdi.  (Yit/El)

Tulis Komentar Pertama