Home Kesehatan Warga Keluhkan Antrian Pendaftaran Jaminan Kesehatan Kota Semarang

Warga Keluhkan Antrian Pendaftaran Jaminan Kesehatan Kota Semarang

130
0
Warga Keluhkan Antrian Pendaftaran Jaminan Kesehatan Kota Semarang
        Semarang, 2/11 (BeritaJateng.net) – Antusias masyarakat untuk ikut program Jaminan Kesehatan Kota Semarang sangat tinggi, hal ini terlihat dari antrian pendaftaran di Dinas Kesehatan yang dibuka sejak tanggal 1 November. Sejumlah warga pun rela untuk berdesak-desakan hanya untuk mendapat jatah dalam program Universal Health Coverage (UHC) ini.
          Dari pantauan di Kantor Dinas Kesehatan Kota Semarang, Kamis (02/11/2017) pagi hingga siang dipadati puluhan warga yang ingin mendaftarkan diri, ikut program Universal Health Coverage atau jaminan kesehatan bagi warga.
           Puluhan orang pun rela harus antri bahkan sejak kemarin, selain berdesak-desakan, sejumlah warga mengeluhkan sistem pendaftaran administrasi yang lama. Seperti yang disampaikan Jamiatun warga Pudak Payung  kecamatan Banyumanik, mengatakan jaminan kesehatan yang gratis akan membantu keluarganya apalagi Ia tidak terdaftar dalam peserta Jaminan BPJS Kesehatan.
           Ia yang mendaftarkan diri dalam jaminan kesehatan bersama suaminya ini pun merasa kecewa dengan pelayanan yang kurang baik dari petugas yang melakukan pencatatan administrasi untuk mendaftar.
          “Saya sudah antri sejak jam 7 pagi sampai saat ini pukul 11 siang belum dapat panggilan padahal nomor antrian sudah dapat. Mau ngecek tidak boleh masuk kedalam sama petugas. Saya memang tidak minat dengan BPJS Kesehatan karena harus bayar perbulan, kan saya hanya buruh serabutan sama suami. Nah inikan programnya Pak Wali gratis makanya saya mau daftar. Katanya semua penyakit akan dijamin pemerintah,” kata Jumiatun.
          Warga lainnya, Romadhon yang ikut mendaftarkan anaknya yang sakit di Rumah Sakit Tugu ikut mengeluhkan antrian dan sistem pemanggilan warga dari petugas yang melayani pendaftaran warga.
          Meski syarat pendaftaran yang mudah hanya Kartu Keluarga dan KTP asli warga Semarang, namun Warga Kalirejo Mijen ini berharap agar pelayanan dari Dinas Kesehatan dapat diperbaiki. Utamanya bagi warga yang menguruskan anggota keluarganya yang sakit diminta untuk didahulukan, mengingat adanya Program Jaminan Kesehatan ini sangat membantu warga kurang mampu seperti dirinya.
          “Ini anak saya sakit kejang sejak sore kemarin, dan saat ini mau masuk ICU di RS Tugu. Saya disini (Kantor Dinas Kesehatan) belum tahu harus bagaimana, apalagi tidak ada petugas bagian informasi. Saya tanya-tanya saja dengan warga lain yang sedang daftar. Mau masuk kedalam tidak boleh ada petugasnya. Padahal ini saya butuh cepat,” keluhnya.
          Sementara itu, Dyah Suparti warga Simongan dalam kesempatan yang sama menyebutkan antrian pendaftaran Jaminan Kesehatan di Dinas Kesehatan ini harus diperbaiki.
             “Banyak warga yang sakit justru tidak diutamakan, sedangkan warga yang tidak sakit justru pertama mendapat pelayanan hanya karena datang awal. Saya mau mendaftarkan anak saya yang sakit mau masuk RS Wongsonegoro disuruh ngurus dulu di Kantor Dinas Kesehatan malah antriannya banyak gini,” imbuhnya. (Bj/EL)