Home Headline Warga Kebonharjo Protes Pembatalan Setifikat Tanah Mereka

Warga Kebonharjo Protes Pembatalan Setifikat Tanah Mereka

520

Semarang, 17/02 (Beritajateng.net) – Puluhan spanduk bernadakan protes, nampak terbentang di hari Minggu pagi, 16 Februari 2020 ini. Pemasangan spanduk ini terlihat di kawasan pemukiman warga, di Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara.

Warga Kebonharjo Protes Pembatakan Sertifikat Tanah

Disampaikan oleh Suparjo, Ketua Forum RW Kebonharjo, apa yang mereka lakukan ini adalah sebuah bentuk protea setelah beberapa waktu lalu, Badan Pertanahan Nasional membatalkan sertifikat kepemilikan tanah yang sudah mereka tampati dan rawat selama puluhan tahun. “Ada sekitar 56 sertifikat kepemilikan tanah yang dibatalkan oleh BPN pusat. Hal ini akan berpengaruh buruk bagi warga Kebonharjo,” jelas Suparjo.

Sementara itu, Ketua RW VIII, Sugeng mengatakan warga Kebonharjo merasa tertindas dan merasa tidak terima dengan adanya klaim dari PT KAI yang menyatakan bahwa tanah ini milik PT KAI. Ini karena selama puluhan tahun tidak ada reaksi dari PT KAI, untuk mengklaim tanah yang ditempati, kenapa baru sekarang. Dahulu tanah ini merupakan rawa dan tidak ada tanda-tanda tanah tersebut milik PT KAI.
“Harusnya PT KAI itu merawat kampung tersebut sebelum ditempati oleh warga. Tetapi sampai sekarang ketika kampung itu sudah bagus baru diakui kalau kampung itu miliknya,” katanya.

Warga memasang spanduk di sekitar pemukiman, di area Jalan Ronggowarsito dan di Fly Over Pelabuhan Tanjung Emas. “Ada sekitar 27 titik pemasangan spanduk,” sebut Sugeng.

“Warga sebetulnya tidak keberatan jika memang harua pindah, tapi tolong penuhi dulu hak warga dan lokasi baru haruslah memenuhi syarat,” imbuh Sugeng. (NG/BJ)