Home Lintas Jateng Walikota Semarang Launching KIR Drive Thru, Uji KIR Cepat dan Transparan

Walikota Semarang Launching KIR Drive Thru, Uji KIR Cepat dan Transparan

750
Walikota Semarang Hendrar Prihadi melaunching KIR Drive Thru

Semarang, 12/4 (BeritaJateng.net) – Saat pimpin Apel di Kantor Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Senin (11/4) Walikota Hendrar Prihadi melaunching program gebrakan Drive Thru. Letaknya berada tepat dihalaman kantor Dishubkominfo yang berfungsi sebagai pembuatan KIR.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi sangat mengapresiasi dengan adanya Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) karena pelayanan KIR bisa menjadi lebih cepat dan sekaligus bisa transparan. “Dengan adanya ini mobil yang akan mengajukan permohonan KIR bisa langsung jadi (one day service) dan langsung membayar langsung tanpa harus berhadapan langsung dengan petugas-petugas kita,” urainya.

Lanjut Hendi–sapaan akrab Hendrar Prihadi, ini juga wujud Pemerintah Kota Semarang dalam hal memangkas sistem pelayanan KIR yang terlalu panjang dan juga menghilangkan potensi pungli yang kerap kali muncul saat mengurus KIR.

Sementara Itu Kepala Dishubkominfo kota Semarang Agus Harmunanto mengatakan program ini merupakan tindak lanjut dari perintah Walikota untuk memberikan pelayanan yang mudah dan transparan. Ia menjelaskan jika sebelumnya untuk pengujian KIR kendaraan angkutan ada beberapa loket yang akan ditemui pemohon untuk pengurusan namun dengan adanya KIR Drive Thru ini dapat menyingkat waktu.

Setelah itu Walikota melakukan uji streaming ATCS. Pemkot Semarang saat ini telah memiliki 22 CCTV yang di pasang di 22 titik persimpangan jalan. Kini bisa diakses dari gadget/ hp android secara real time. Manfaatnya pemantau persimpangan mana saja yang mengalami kemacetan, sehingga kita bisa mencari jalur alternatif agar tidak terjebakk kemacetan.

“Tingkatkan terus kemampuan dan kemajuan teknologi yang ada di lingkungan kita sesuai dengan tupoksi Dishubkominfo. Saya yakin apabila melaksanakan dengan baik maka persoalan kemacetan lalu lintas akan bisa terpecahkan” tandas Walikota.

Dalam kesempatan itu pula dilakukan serah terima BRT bantuan dari pemerintah pusat. Sebanyak 25 unit bus besar untuk peremajaan di koridor 1 (mangkang-penggaron). Dan 8 unit bus kecil yang akan digunakan untuk koridor 6 (Unes-tembalang). “Saya minta kepada Dishubkominfo agar merawat BRT-BRT ini agar tidak cepat rusak. Yang perlu ditekankan adalah kebersihan,” harap Walikota. (Bj05)