Home Headline Walikota Magelang “Murka” Mengatahui PNS Absen Apel Pagi

Walikota Magelang “Murka” Mengatahui PNS Absen Apel Pagi

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito.foto/ist

Magelang, 13/1 (Beritajateng.net) – Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyatakan kekesalannya terkait adanya puluhan pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah kota setempat yang absen dalam apel pagi.

Ketika memimpin apel pagi di halaman pemkot setempat di Magelang, Selasa, ia mengamati sejumlah barisan pegawai yang hanya diisi sejumlah orang.

Sigit yang pada pertengahan 2015 menyelesaikan jabatannya sebagai wali kota untuk periode pertama itu, kemudian mengecek secara langsung barisan pegawai dan menghitung jumlah mereka.

Dia kemudian menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah Pemkot Magelang Sugiharto untuk mendata mereka yang absen apel pagi, agar selanjutnya melakukan apel tersendiri, karena mendapatkan sejumlah pegawai yang tidak masuk barisan.

“Pegawai yang tidak ikut apel pagi segara didata dan ditindaklanjuti Pak Sekda,” katanya.

Apel pegawai pada Selasa pagi sekaligus untuk acara pemberian Surat Pemberitahuan Pajak Terhitung (SPPT) PBB-P2 oleh wali kota kepada para camat di daerah itu.

Hadir pada kesempatan itu, para lurah dan Ketua DPRD Kota Magelang Endi Dharmawan. Kota Magelang meliputi tiga kecamatan dan 17 kelurahan.

Sekda Sugiharto saat memimpin apel tersendiri untuk para pegawai yang tidak mengikuti apel bersama Wali Kota Sigit pun menyatakan kecewa dengan tindakan mereka yang tidak disiplin.

Para kepala satuan kerja perangkat daerah juga mengikuti apel tersendiri itu yang dipimpin Sekda Sugiharto.

“Ini kejadian yang mengecewakan, apalagi apel pagi ini dihadiri semua kepala SKPD, camat, lurah, termasuk ketua DPRD,” katanya.

Ia mengatakan seharusnya para pegawai menunjukkan sikap disiplin karena selama ini mereka menjadi sorotan publik.

Mereka, katanya, harus bisa meningkatkan disiplin dan bekerja lebih baik pada masa mendatang.

Mereka yang bertugas di lingkungan kantor sekda kota, seharusnya menjadi teladan untuk pegawai negeri sipil yang bertugas di instansi lainnya.

“Mestinya bersyukur karena bisa menjadi PNS, banyak orang bersaing untuk mendapatkan pekerjaan sebagai PNS yang kini makin sulit. Pemerintah juga memikirkan dengan baik untuk selalu meningkatkan kesejahteraan PNS,” katanya.

Pada kesempatan itu, petugas Badan Kepegawaian Daerah Pemkot Magelang mendata mereka yang harus menjalani apel tersendiri itu, untuk selanjutnya nama-nama mereka diserahkan kepada Sekda Sugiharto.

Kepala BKD Pemkot Magelang Sri Rochmiati mengatakan pegawai yang tidak disiplin dikenai sanksi sesuai dengan PP Nomor 53 Tahun 2010, mulai dari teguran lisan hingga pemberhentian sebagai PNS.

“Sesuai aturan, ada tiga jenis hukuman, yaitu ringan, sedang, dan berat. Hukuman yang paling berat adalah pemberhentian sebagai pegawai jika tidak masuk kerja lebih dari 46 hari dalam setahun,” katanya.(ant.