Home Headline Walhi Jateng Salahkan Wali Kota Semarang

Walhi Jateng Salahkan Wali Kota Semarang

764
dok. beritajateng.net
dok. beritajateng.net
dok. beritajateng.net

Kasus Pengendara Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

Semarang, 19/1 (BeritaJateng.net) – Kasus pohon tumbang yang menewaskan pengendara motor di Jalan Yos Sudarso Semarang, Sabtu (17/1) lalu, (baca : http://beritajateng.net/berita-jateng-terbaru-hari-ini/tertimpa-pohon-pengendara-motor-tewas/10152) menurut Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jateng, adalah kesalahan Walikota Semarang.

Hal tersebut karena Pemkot Semarang tidak mengindahkan saran dari Walhi agar menjaga pepohonan di Kota Semarang.

Direktur Eksekutif Walhi Jateng Indriyaningrum Fitri menyatakan, pihaknya telah mengirim surat permohonan kepada Walikota Semarang pada 9 Desember 2014 lalu. Surat nomor 71 /WALHI-JTG/XII-2014 yang ia kirim, berisi tiga saran kepada Walikota Semarang untuk menjadikan Kota Semarang sebagai Kota Hijau atau Green City.

“Pohon tumbang menimpa pengendata motor hingga tewas itu karena Walikota tidak memperhatikan saran dari Walhi Jateng,” ujar aktivis yang biasa dipanggil Mbak Ning ini.

Disebutkannya, tiga saran itu ialah, pertama, Pemkot jangan lagi menebang pohon-pohon dengan dalih apapun baik yang ada di jalan-jalan protokol maupun jalan-jalan vital lainnya. Kedua, memerintahkan Dinas terkait untuk meneliti “permasalahan” akar-akar pohon yang sudah tua. Karena selama ini Pemkot belum pernah meneliti akar-akar pohon dan mengidentifikasi tingkat resiko tumbang pepohonan. Ketiga, sarannya, walikota memerintahkan Dinas yang membidangi pepohonan untuk memangkas ranting-ranting pohon.

“Surat kami juga menyarankan agar Walikota mengajak masyarakat turut serta memangkas ranting pohon-pohon di dekat rumah atau fasilitas umum di lingkungan masing-masing. Tapi semua itu tidak diindahkan. Dan sekarang telah jatuh korban,” ujarnya. (BJ)

http://beritajateng.net/berita-jateng-terbaru-hari-ini/tertimpa-pohon-pengendara-motor-tewas/10152