Home News Update Walhi : Banjir Jakarta Tunjukkan Buruknya Pengelolaan Lingkungan

Walhi : Banjir Jakarta Tunjukkan Buruknya Pengelolaan Lingkungan

Ilustrasi

banjir jakarta

Jakarta, 12/2 (BeritaJateng.net) – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mengungkapkan banjir yang selalu berulang di ibu kota menunjukkan tata kelola lingkungan Jakarta yang buruk.

“Banjir Jakarta yang kejadiannya berulang itu menjadi bukti yang menunjukkan pembangunan selama ini tidak memperhatikan lingkungan,” kata Ketua Dewan Nasional Walhi Pusat Dadang Sudarja di Jakarta, Kamis.

Pembangunan yang terjadi di Jakarta sama sekali tidak memperhitungkan serta mengabaikan daya dukung dan tampung lingkungan. Seperti pembangunan mal yang tidak terkontrol bahkan ada beberapa yang didirikan di bantaran sungai seperti mal Mangga Dua.

Di tengah makin sedikitnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta maka seharusnya pembangunan di lahan kosong dan bantaran sungai terutama dengan luas yang cukup besar harus diperketat.

“Karena penyalahgunaan ruang dan alih fungsi lahan seperti itulah yang menjadi penyebab utama terjadinya banjir,” ujarnya.

Selain itu, kata Dadang, aspek pengurangan risiko bencana juga tidak menjadi prioritas dalam pelaksanaan pembangunan di ibu kota.

“Intinya jangan lagi ada pembangunan baru di lahan yang tersisa. Jangan ada tukar guling lagi lahan pemerintah ke swasta bahkan jika bisa tanah pihak swasta diambil karena anggaran Jakarta memungkinkan untuk itu,” ujarnya.

Lahan kosong itu harusnya diubah jadi RTH atau fasilitas waduk dan bantaran mustinya steril dari bangunan apapun terkecuali sarana pengendali banjir.

“Aturan juga menyebutkan di bantaran sungai harus merupakan RTH. Jadi semua harus ditertibkan agar bantaran menjadi steril terkecuali sarana pengendali banjir,” katanya. (ant/BJ)